- Kebakaran di Kesamben menimpa tiga orang, dengan satu lansia terluka parah.
- SKT, lansia 73 tahun, menderita luka bakar 50 persen dan masih dirawat intensif.
- Perawatan khusus diberikan untuk mencegah infeksi pada korban kebakaran.
Kebakaran yang terjadi di Dusun Sembung, Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, mengakibatkan tiga orang terdampak, termasuk seorang lansia bernama SKT yang mengalami luka bakar serius mencapai 50 persen. Insiden tersebut telah menjadi perhatian masyarakat setempat dan pihak berwenang, yang kini tengah menyelidiki penyebab kebakaran.
Dua dari tiga korban kebakaran telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis. Namun, SKT yang berusia 73 tahun masih dirawat intensif di RS Wafa Husada Kesamben. Saat ini, ia berada di ruangan khusus yang steril untuk mengurangi risiko infeksi sekunder pada luka bakar yang dialaminya. Menurut Kabid Pelayanan Medis RS Wafa Husada, dr. Harfan Amsura, meskipun luka yang dialami korban cukup serius, kondisi SKT masih dalam keadaan sadar dan mampu berkomunikasi dengan baik.
Luka bakar yang dialami SKT terletak di beberapa bagian tubuh, termasuk wajah bagian bawah, leher, hingga lengan kanan. Pihak rumah sakit memberikan perawatan khusus dan pengawasan secara berkala oleh dokter spesialis untuk menjaga kondisi luka dan mencegah terjadinya infeksi. Namun, pihak rumah sakit belum bisa menentukan kapan SKT dapat diperbolehkan pulang, karena keputusan itu akan bergantung pada evaluasi kondisi kesehatan pasien dari tim dokter.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat mengenai keselamatan, terutama bagi kelompok lansia yang rentan terhadap risiko kebakaran. Diharapkan langkah-langkah pencegahan dapat lebih diperketat di tingkat rumah tangga serta ada peningkatan kesadaran akan pentingnya perawatan bagi mereka yang berisiko tinggi.