Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Revitalisasi Pasar Kuliner Kota Blitar: Meningkatkan Pengalaman Berbelanja dan Menikmati Kuliner

Revitalisasi Pasar Kuliner Kota Blitar: Meningkatkan Pengalaman Berbelanja dan Menikmati Kuliner

Revitalisasi Pasar Kuliner Kota Blitar: Meningkatkan Pengalaman Berbelanja dan Menikmati Kuliner
Poin Penting:
  • Revitalisasi Pasar Kuliner di Kota Blitar ditargetkan selesai pada 23 September 2026.
  • Proyek ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan bagi pengunjung dan pedagang.
  • Alokasi anggaran untuk proyek ini meningkat menjadi Rp288,3 juta dari Rp200 juta sebelumnya.

Proses revitalisasi Pasar Kuliner Kota Blitar terus bergulir dengan target penyelesaian pada pertengahan September 2026. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto, menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, terutama dalam berbagai pilihan tempat kuliner yang tersedia di kota kita. Langkah ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih nyaman dan terstruktur bagi para pedagang, sehingga mampu menggairahkan ekonomi lokal.

Revitalisasi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pelebaran pintu masuk untuk meningkatkan aksesibilitas, hingga penataan area utama yang akan memudahkan pengunjung. Selain itu, penampilan fasad bangunan akan diperbaharui dengan pembongkaran dua kios di sisi barat, pembuatan tata letak yang lebih menarik, serta pemasangan panel-panel modern dan signage yang menyenangkan mata. Tujuannya adalah agar Pasar Kuliner memiliki identitas yang kuat dan mudah dikenali oleh masyarakat.

Lebih lanjut, kualitas bangunan juga akan ditingkatkan melalui perbaikan pada talang, pengecatan baik interior maupun eksterior, serta penyediaan fasilitas sanitasi dan kanopi demi kenyamanan pengunjung. Ini merupakan langkah yang krusial untuk memastikan bahwa Pasar Kuliner tidak hanya sekadar lokasi belanja, tetapi juga menjadi destinasi kuliner yang menarik.

Terkait dengan alokasi dana, anggaran proyek revitalisasi untuk tahun ini sebesar Rp288,3 juta, mengalami peningkatan dari batas awal yang dipatok sekitar Rp200 juta. Hal ini disebabkan oleh penyesuaian harga bahan bangunan yang terus meningkat. Anggaran ini bersumber dari APBD murni tahun anggaran 2026, yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan revitalisasi yang bermanfaat bagi masyarakat.