Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Pemkot Blitar Siapkan Sistem Giliran bagi Pedagang di Sekitar Makam Bung Karno

Pemkot Blitar Siapkan Sistem Giliran bagi Pedagang di Sekitar Makam Bung Karno

Pemkot Blitar Siapkan Sistem Giliran bagi Pedagang di Sekitar Makam Bung Karno
Poin Penting:
  • Pemkot Blitar akan menerapkan sistem giliran untuk pedagang di sekitar Makam Bung Karno.
  • Hanya 10-20 persen pedagang yang akan berjualan malam, tergantung jumlah pengunjung.
  • Mekanisme giliran masih dalam tahap pembahasan untuk mencapai kesepakatan bersama.

Kebijakan baru yang ditetapkan oleh Pemerintah Kota Blitar untuk menyediakan layanan wisata di Makam Bung Karno (MBK) selama 24 jam telah membawa dampak signifikan bagi para pedagang di sekitarnya. Dalam upaya untuk mengoptimalkan peluang ekonomi tanpa membebani semua pedagang untuk beroperasi sepanjang malam, Pemkot Blitar merencanakan sistem pembagian giliran berjualan yang akan menguntungkan banyak pihak.

Mekanisme ini dirancang untuk memungkinkan sebagian pedagang menjalankan usaha mereka pada malam hari, sedangkan pedagang lainnya tetap beroperasi di siang hari. Dengan demikian, diharapkan kegiatan perdagangan di sekitar makam dapat berlangsung secara efektif dan efisien. Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menjelaskan bahwa proporsi pedagang yang diizinkan untuk berjualan pada malam hari dapat bervariasi tergantung pada jumlah pengunjung. Perkiraan awal menunjukkan bahwa antara 10 hingga 20 persen dari total pedagang akan dapat membuka lapak pada malam hari.

Pemkot Blitar berkomitmen untuk melaksanakan skema ini dengan adil dan transparan. Beberapa opsi sedang dipertimbangkan, termasuk sistem undian untuk menentukan siapa saja yang akan mendapatkan kesempatan berjualan pada malam hari. Pertimbangan lain juga akan mencakup faktor-faktor seperti usia pedagang, di mana pedagang yang lebih muda mungkin diberikan prioritas untuk membuka lapak malam. Namun, semua keputusan akhir akan melibatkan dialog dan kesepakatan bersama antara pemerintah dan pedagang, memastikan bahwa semua pihak merasa diuntungkan.

Inisiatif ini diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di Blitar, khususnya di area sekitar Makam Bung Karno, yang merupakan salah satu destinasi wisata utama. Dengan adanya sistem yang terstruktur, pedagang diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini tanpa merasa terbebani, menjamin bahwa kegiatan perdagangan berlangsung dengan lancar dan harmonis.