Sabtu, 15 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Strategi Jitu Menjual Produk Digital bagi Pemula di Blitar: Raih Omzet hingga Rp3 Juta per Hari

Strategi Jitu Menjual Produk Digital bagi Pemula di Blitar: Raih Omzet hingga Rp3 Juta per Hari

Strategi Jitu Menjual Produk Digital bagi Pemula di Blitar: Raih Omzet hingga Rp3 Juta per Hari
Poin Penting:
  • Peluang bisnis menjual produk digital semakin diminati di Blitar dengan modal minimal.
  • Keberhasilan penjualan tergantung pada kualitas produk serta strategi pemasaran yang tepat.
  • Terdapat enam tahapan penting dalam proses pemasaran produk digital.

Di era digital saat ini, menjual produk digital menjadi salah satu peluang bisnis yang semakin diminati, terutama di kalangan masyarakat Blitar yang ingin memanfaatkan modal minimal. Seorang praktisi digital marketing telah membagikan strategi yang dapat membantu pemula meraih omzet hingga Rp3 juta per hari hanya dengan produk digital yang ditawarkan seharga Rp19 ribu. Temuan ini menunjukkan potensi besar dalam pasar digital yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat lokal.

Praktisi tersebut mengungkapkan bahwa kesuksesan dalam menjual produk digital tidak hanya terletak pada kualitas produk itu sendiri, tetapi juga pada penerapan strategi pemasaran dan pengoptimalan iklan yang tepat. Dalam pemaparannya, ia mencatat telah membantu banyak orang di komunitasnya, termasuk keluarga, untuk membangun bisnis digital yang dapat menghasilkan pendapatan setiap hari.

Bagi mereka yang baru memulai, terdapat enam tahapan penting yang perlu dilakukan, di antaranya adalah menciptakan produk, menyusun konten iklan, membangun landing page, dan memasang pixel serta menjalankan Meta Ads, sebelum akhirnya melakukan evaluasi iklan secara rutin. Langkah pertama, menciptakan produk digital, bisa dilakukan dengan memanfaatkan keahlian yang dimiliki atau mengikuti tren pasar terkini. Produk digital dapat berupa ebook, template, SOP, modul pembelajaran, hingga video kursus.

Setelah produk siap, penting untuk membuat konten promosi yang menarik dan sesuai dengan tujuan pemasaran. Praktisi ini menekankan bahwa kualitas materi iklan saat ini lebih diutamakan dibandingkan sekadar pengaturan target audiens. Ia membagi konten iklan menjadi tiga jenis yang efektif, yaitu hard selling, konten dream, dan konten pain, yang semuanya bertujuan untuk menarik perhatian dan mengedukasi calon pembeli sehingga mendorong mereka untuk melakukan pembelian.