Jumat, 31 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Warga Karangrejo Tanam Pohon Pisang Sebagai Protes atas Jalan Rusak yang Tak Diperbaiki

Warga Karangrejo Tanam Pohon Pisang Sebagai Protes atas Jalan Rusak yang Tak Diperbaiki

Warga Karangrejo Tanam Pohon Pisang Sebagai Protes atas Jalan Rusak yang Tak Diperbaiki
Poin Penting:
  • Warga Karangrejo melakukan aksi tanam pohon pisang sebagai protes atas jalan rusak.
  • Kondisi jalan yang membahayakan keselamatan pengguna dibiarkan tanpa perbaikan.
  • Sebelumnya, pemerintah telah berjanji untuk melakukan perbaikan yang hingga kini belum terwujud.

Warga Desa Karangrejo, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, melakukan aksi protes unik dengan menanam pohon pisang di sepanjang jalan yang rusak sejauh 700 meter. Tindakan ini dilakukan sebagai ungkapan kekecewaan terhadap pemerintah yang belum juga merealisasikan janji perbaikan jalan, meskipun kerusakan tersebut telah berlangsung dalam waktu yang lama dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

Sejak Rabu (29/7), puluhan warga mengumpulkan kekuatan untuk menanam pohon pisang dan memasang berbagai jenis rintangan di tengah badan jalan. Jalan kabupaten yang menjadi akses vital ini kerap dilalui oleh berbagai jenis kendaraan, termasuk truk bermuatan pasir bertonase besar, sehingga kondisi jalan yang rusak parah membuat masyarakat semakin resah dan berang. Kerusakan jalan yang dibiarkan tanpa penanganan permanen ini membuat warga merasa diabaikan oleh pihak berwenang.

Aksi ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya, pada bulan April, warga Karangrejo juga sempat melayangkan protes serupa setelah mendapatkan kepastian bahwa perbaikan fisik akan dimulai pada awal bulan Juli. Namun hingga akhir bulan tersebut, tidak ada tanda-tanda nyata dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar untuk memulai proyek perbaikan, yang mengakibatkan rasa frustrasi masyarakat semakin meningkat.

Dengan aksi tanam pohon pisang ini, warga berharap pemerintah dapat mendengar dan segera merealisasikan perbaikan jalan yang memang sudah sangat dibutuhkan untuk memperlancar mobilitas dan menjamin keselamatan semua pengguna jalan. Sebagai masyarakat yang memiliki hak untuk mendapatkan layanan publik yang baik, mereka menuntut tanggung jawab pemerintah dalam hal ini.