Senin, 14 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Distribusi Bantuan Pangan Beras di Desa Slorok Capai 23,8 Ton, Sisa 4,5 Ton Kembali Disalurkan untuk Warga Kurang Mampu

Distribusi Bantuan Pangan Beras di Desa Slorok Capai 23,8 Ton, Sisa 4,5 Ton Kembali Disalurkan untuk Warga Kurang Mampu

Distribusi Bantuan Pangan Beras di Desa Slorok Capai 23,8 Ton, Sisa 4,5 Ton Kembali Disalurkan untuk Warga Kurang Mampu
Poin Penting:
  • Desa Slorok menyalurkan bantuan beras sebanyak 23,8 ton untuk periode Juli-September 2026.
  • Sebanyak 4,5 ton sisa beras kembali didistribusikan untuk warga kurang mampu.
  • Pemerintah desa berkomitmen untuk mengurangi dampak kemiskinan di masyarakat.

Desa Slorok, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, baru saja menyelesaikan penyaluran bantuan pangan beras yang diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat dalam menghadapi kesulitan. Pada tanggal 11 September 2026, Pemerintah Desa Slorok menyalurkan sisa bantuan beras sebanyak 4,5 ton kepada penerima yang belum terlayani dalam penyaluran sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan bahwa setiap warga yang memenuhi kriteria dapat memperoleh bantuan yang sangat dibutuhkan.

Kepala Desa Slorok, Muyasaroh, menjelaskan bahwa total bantuan pangan beras yang diterima untuk periode Juli-September 2026 mencapai 23.820 kilogram, yang bernilai sekitar Rp357,3 juta jika dihitung berdasarkan harga beras sebesar Rp15.000 per kilogram. Dengan penyaluran ini, pemerintah desa menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat dan mengurangi dampak kemiskinan di wilayah tersebut.

Sebelumnya, pada 29 Agustus 2026, penyaluran bantuan serupa telah dilakukan dengan alokasi beras kepada warga yang memenuhi syarat berdasarkan data yang ditetapkan. Namun, terdapat sisa bantuan beras yang belum terdistribusi, sehingga diadakan penyaluran lanjutan untuk memastikan tidak ada keluarga yang terlewat.

"Hari ini, kami mulai membagikan sisa bantuan beras tersebut agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujar Muyasaroh. Langkah ini menunjukkan kepedulian pemerintah desa terhadap kondisi warganya dan diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Slorok.