Selasa, 14 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Tantangan Pendidikan di Blitar: 3 SD Negeri Tanpa Siswa di Hari Pertama MPLS

Tantangan Pendidikan di Blitar: 3 SD Negeri Tanpa Siswa di Hari Pertama MPLS

Tantangan Pendidikan di Blitar: 3 SD Negeri Tanpa Siswa di Hari Pertama MPLS
Poin Penting:
  • Tiga sekolah dasar negeri di Kabupaten Blitar tidak memiliki siswa baru pada hari pertama MPLS.
  • Dispendik Kabupaten Blitar tengah melakukan evaluasi untuk mencari penyebab fenomena ini.
  • Kepala Dinas Pendidikan mengindikasikan dampak potensi perubahan demografi dan geografis.

Hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kabupaten Blitar pada tahun ajaran baru ini berjalan dengan lancar, namun di balik kesuksesan tersebut, tersimpan sebuah masalah yang perlu perhatian khusus. Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar mencatat tiga sekolah dasar negeri yang tidak memiliki peserta didik baru sama sekali. Kejadian ini memunculkan pertanyaan tentang faktor-faktor yang berkontribusi terhadap rendahnya minat masyarakat untuk mendaftarkan anak-anak mereka di sekolah-sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Agus Santosa, menyatakan bahwa, meskipun pelaksanaan MPLS berlangsung baik, terdapat beberapa sekolah yang masih kosong dari siswa baru, yakni SDN Sumberboto 5 di Kecamatan Wonotirto, SDN Ringinrejo 3 di Kecamatan Wates, dan SDN Kalimanis 4 di Kecamatan Doko. Tiga sekolah ini kini menjadi fokus evaluasi Dispendik untuk lebih jauh memahami penyebab minimnya pendaftaran baru, yang diduga akibat letak geografis yang terpencil, serta semakin sedikitnya jumlah anak usia sekolah di daerah tersebut.

Lebih lanjut, Agus mengilustrasikan bahwa isu ini tidak terjadi di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Permasalahan lebih kentara terjadi di sekolah dasar yang hingga saat ini belum mendapatkan satu siswa pun. Evaluasi yang dilakukan oleh Dispendik juga mempertimbangkan aspek penduduk yang tinggi kemungkinan berkontribusi pada fenomena ini. Hingga saat ini, pihak Dispendik masih mengumpulkan data dan belum membuat kesimpulan final mengenai kondisi tersebut.

Sementara itu, Denny Setiawan, Kepala Bidang Pembinaan SD Dispendik Kabupaten Blitar, menambahkan bahwa berdasarkan data Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Blitar masih menerima kurang dari enam siswa baru. Kondisi ini menunjukkan adanya tren yang lebih luas mengenai minat masyarakat yang dapat menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pendidikan di masa depan, guna memastikan bahwa semua anak di Blitar memiliki akses pendidikan yang layak dan berkualitas.