Selasa, 14 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Tingkat Kerusakan PJU Tinggi, Dishub Blitar Tangani Ratusan Aduan di Semester I 2026

Tingkat Kerusakan PJU Tinggi, Dishub Blitar Tangani Ratusan Aduan di Semester I 2026

Tingkat Kerusakan PJU Tinggi, Dishub Blitar Tangani Ratusan Aduan di Semester I 2026
Poin Penting:
  • Dishub Blitar menerima 451 laporan kerusakan PJU sepanjang semester I 2026.
  • Mayoritas laporan berasal dari lampu PJU yang padam, yang sangat memengaruhi keselamatan pengguna jalan.
  • Dishub berupaya meningkatkan respons dan pelayanan terhadap aduan masyarakat.

Selama semester pertama tahun 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar mencatat bahwa kerusakan Penerangan Jalan Umum (PJU) menjadi keluhan utama masyarakat. Dari Januari hingga Juni 2026, Dishub menerima dan menyelesaikan sebanyak 451 laporan terkait kerusakan PJU dan perlengkapan jalan lainnya. Kondisi ini sangat disoroti, terutama karena berpotensi mengganggu keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Data yang diperoleh dari Dishub menunjukkan fluktuasi dalam jumlah laporan yang ditangani setiap bulan. Di bulan Januari, terdapat 64 laporan, yang kemudian meningkat menjadi 94 pada Februari. Puncak laporan terjadi di bulan April dengan 104 laporan, sebelum mengalami penurunan di bulan Mei dan Juni dengan masing-masing 58 dan 51 laporan. Mayoritas aduan yang diterima adalah terkait lampu PJU yang tidak berfungsi, menandakan adanya masalah serius yang perlu segera diatasi.

Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Blitar, Kurniawan Wibowo, menjelaskan bahwa setiap laporan langsung ditindaklanjuti oleh petugas untuk melakukan pengecekan di lapangan dan memastikan penyebab kerusakan. Statistik menunjukkan 326 dari 451 laporan berhubungan langsung dengan lampu PJU yang padam. Selain itu, petugas juga menangani berbagai jenis kerusakan lainnya, seperti kabel listrik yang putus, tiang lampu yang hampir roboh, hingga gangguan pada perlengkapan jalan lainnya.

Dishub berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan dan respons terhadap laporan masyarakat agar kenyamanan berkendara tetap terjaga. Penanganan yang dilakukan tidak hanya sebatas perbaikan, tetapi juga mencakup evaluasi berkala untuk mencegah terulangnya masalah yang sama. Pengawasan yang intensif diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat saat menggunakan jalan, khususnya di malam hari.