- Harga ikan koi dipengaruhi oleh kualitas bukan hanya ukuran.
- Calon pembeli dianjurkan memahami ciri-ciri koi berkualitas sebelum membeli.
- Kualitas pola dan warna menjadi pengaruh utama dalam menentukan nilai jual.
Di tengah meningkatnya minat masyarakat Blitar terhadap ikan koi, perlunya pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor penentu harga ikan ini menjadi sangat penting. Dalam sebuah sesi edukasi yang disampaikan oleh Pandu Nirwana, terungkap bahwa harga ikan koi tidak semata-mata ditentukan oleh ukuran tubuhnya. Sebuah ikan koi berukuran 10 hingga 15 sentimeter dapat dijual mulai dari Rp15 ribu hingga Rp150 ribu, sementara ikan koi yang lebih besar, antara 35 hingga 45 sentimeter, bisa dihargai hingga Rp2 juta, asalkan memiliki kualitas yang premium.
Pandu menekankan bahwa perbedaan harga ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pola warna, bentuk tubuh, kualitas sisik, dan kondisi kesehatan ikan. Oleh karena itu, bagi calon pembeli terutama yang masih pemula dalam hobi ini, sangat disarankan untuk memahami ciri-ciri yang membedakan koi berkualitas baik dan yang biasa saja sebelum melakukan pembelian. Sebagian besar penghobi masih menganggap bahwa ukuran ikan adalah penentu utama harga, padahal kualitas pola serta warna justru menjadi elemen yang lebih signifikan dalam menentukan nilai jual seekor koi.
Dalam penjelasannya, Pandu menunjukkan berbagai jenis koi yang umum dijumpai, di antaranya Asagi, Sanke, dan Kohaku. Untuk jenis Asagi berukuran kecil, harga untuk kualitas standar berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu dengan ciri pola merah yang masih kurang rapi. Sementara itu, Asagi dengan kualitas terbaik,Yang punya susunan sisik rapi dan warna merah teratur bisa dihargai hingga Rp150 ribu walaupun ukuran badan masih kecil.
Fakta menarik lainnya adalah untuk jenis Sanke, harga bervariasi tergantung dari kualitas polanya. Pandu menunjukkan beberapa contoh dari Sanke dengan pola yang umum di pasaran, yang biasanya dihargai antara Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Memahami aspek-elemen ini sangat penting, mengingat semakin tingginya minat warga Blitar terhadap pemeliharaan ikan hias ini.