Selasa, 14 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Panduan Memilih Substrat dan Hardscape Aquascape yang Aman untuk Masyarakat Blitar

Panduan Memilih Substrat dan Hardscape Aquascape yang Aman untuk Masyarakat Blitar

Panduan Memilih Substrat dan Hardscape Aquascape yang Aman untuk Masyarakat Blitar
Poin Penting:
  • Pentingnya menguji substrat untuk memastikan keamanan aquascape.
  • Pasir Malang dan aqua soil memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.
  • Pemilihan hardscape harus memperhatikan reaksi material terhadap air.

BLITAR - Tren menciptakan ekosistem air mini dalam ruangan semakin populer, terlebih di kalangan masyarakat Blitar. Meski begitu, pemilihan bahan dasar seperti substrat dan hardscape untuk aquascape harus dilakukan dengan hati-hati. Kesalahan dalam memilih material dapat berdampak buruk pada kelangsungan hidup ekosistem dalam akuarium. Kunci keberhasilan terletak pada ketelitian hobiis dalam menguji reaksi kimia bahan terhadap air.

Tionbing, seorang pengasuh saluran YouTube Hobi Ombing yang dikenal di kalangan pehobi aquascape, telah membagikan panduan lengkap mengenai cara memilih bahan dasar akuarium dengan aman. Menurutnya, sebelum memulai penataan, sangat penting untuk menguji kadar zat asam pada media tanam. Langkah ini bertujuan untuk menjaga agar parameter air akuarium tetap stabil dan ideal. Ia menyarankan agar pasir yang akan digunakan harus diuji terlebih dahulu dengan cairan asam seperti HCl. Jika terjadi reaksi berupa gelembung, disarankan untuk tidak menggunakan material tersebut.

Di antara berbagai pilihan substrat, pasir Malang menjadi favorit di kalangan pehobi karena harganya yang terjangkau serta struktur fisiknya yang berpori, menyuplai ruang bagi bakteri pengurai dalam akuarium. Namun, pasir ini juga membawa risiko hama keong dan memerlukan pencucian yang teliti. Alternatif lainnya adalah aqua soil yang diproduksi pabrik, seperti merek ADA dan Aqua Blue, yang menyediakan pupuk alami melimpah dan mengurangi risiko hama, meski harganya cenderung lebih tinggi. Selain itu, penggunaan pasir silika sebagai elemen dekoratif kian diminati.

Dalam memilih hardscape, penting untuk menggunakan batu yang memiliki tekstur stabil dan keras, menghindari material yang mudah hancur dan bereaksi korosif dengan air. Jenis batu seperti batu turli putih, dragon stone, dan batu seriu merupakan contoh material yang aman dan dapat disesuaikan dengan desain akuarium. Tak kalah penting, penggunaan kayu seperti kayu rasamala juga populer, meskipun ada tantangan akibat zat tanin yang dapat mengubah warna air. Oleh karena itu, proses perendaman kayu perlu dilakukan untuk meminimalisasi hal tersebut. Kesadaran akan pentingnya pemilihan substrat dan hardscape dapat membantu pehobi aquascape di Blitar menciptakan ekosistem yang tidak hanya menarik tetapi juga berkelanjutan.