- Revitalisasi Pasar Pahing dimulai dengan anggaran Rp275 juta dan ditargetkan selesai pada 2026.
- Aktivitas jual beli tetap berjalan meski ada pembongkaran tiga kios, dengan kios sementara disediakan.
- Berbagai perbaikan fasilitas pasar akan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung.
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah memulai revitalisasi Pasar Pahing yang terletak di Jalan Mahakam, Kelurahan Tanjungsari, pekan ini. Dengan total anggaran sebesar Rp275.497.000, proyek ini diharapkan selesai pada pertengahan Oktober 2026. Peningkatan fasilitas ini menjadi langkah penting untuk memberikan kenyamanan lebih bagi pedagang dan pengunjung pasar.
Kepala Disperindag Kota Blitar, Parminto, menjelaskan bahwa meskipun revitalisasi mulai dilaksanakan, aktifitas jual beli di Pasar Pahing tetap tidak terganggu. Hanya terdapat tiga kios yang akan dibongkar, sementara pihak Disperindag telah menyiapkan kios sementara untuk para pedagang yang terdampak.
Revitalisasi kali ini mencakup berbagai item pekerjaan yang diharapkan dapat meningkatkan kemudahan dan keamanan pasar. Beberapa diantaranya adalah pembangunan Pos Keamanan Pasar, pembongkaran lapak lama untuk penataan yang lebih baik, pembuatan papan nama akrilik, dinding lapak dari material galvalum, serta pengecatan dinding luar ruko. Selain itu, juga akan dilakukan perbaikan paving yang rusak, pemasangan lampu sorot di area selatan pasar, dan perbaikan instalasi listrik di kantor utara.
Dengan banyaknya kios yang saat ini tidak aktif berjualan, yang tersebar dari total 76 kios dan los yang ada, Disperindag berharap revitalisasi ini akan menarik lebih banyak pengunjung dan membantu para pedagang untuk kembali aktif berjualan. Melalui revitalisasi Pasar Pahing, diharapkan suasana pasar menjadi lebih tertata dan nyaman bagi semua pihak yang terlibat, sehingga dapat meningkatkan daya tarik pasar sebagai salah satu pusat perdagangan di Kota Blitar.