Kamis, 16 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Hukum & Kriminal Tragedi Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan: 4 Anak Jadi Korban

Tragedi Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan: 4 Anak Jadi Korban

Tragedi Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan: 4 Anak Jadi Korban
Poin Penting:
  • Kecelakaan di Tol Malang-Pandaan mengakibatkan satu balita meninggal dunia dan tiga anak lainnya terluka.
  • Mobil Honda CR-V kehilangan konsentrasi sebelum menabrak truk yang terparkir.
  • Sebanyak lima orang meninggal dan empat orang terluka dalam insiden ini.

Pada Rabu malam, 15 Juli 2026, sebuah kecelakaan tragis terjadi di ruas Tol Malang-Pandaan yang melibatkan mobil Honda CR-V berwarna putih dengan nomor polisi L 1720 CAY dan sebuah truk yang sedang terparkir. Kecelakaan ini mengakibatkan empat anak menjadi korban, di mana satu balita berusia dua tahun meninggal dunia, sementara tiga anak lainnya mengalami luka-luka.

Korban yang meninggal dunia telah diidentifikasi dengan inisial WPP (2 tahun), sedangkan tiga anak yang selamat dan dirawat di rumah sakit antara lain QJ (8 tahun), WPC (2 tahun) yang merupakan saudara kembar dari WPP, serta ZH (12 tahun). Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang menyedihkan, dan memunculkan keprihatinan dari berbagai kalangan tentang keselamatan berkendara di jalan tol.

Menurut keterangan Ipda Firman, Panit PJR Jatim 4 Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo, kecelakaan ini diawali saat mobil Honda CR-V yang membawa sembilan penumpang melaju dari arah Malang menuju Surabaya, diduga karena kehilangan konsentrasi sehingga menabrak guard rail sebelum akhirnya menghantam truk yang terparkir di bahu jalan. Selain WPP, empat korban lainnya yakni pengemudi berinisial IS (37), dan tiga penumpang HN (39), HF (38), serta MF (27) juga dilaporkan meninggal dunia.

Para korban telah dievakuasi ke beberapa rumah sakit, antara lain RS Mitra Sehat Medika Pandaan, RSUD Bangil, dan RS Bhayangkara Porong untuk mendapatkan perawatan medis. Kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu mematuhi aturan keselamatan berkendara demi mencegah kejadian serupa di kemudian hari.