Rabu, 16 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Pemakaman Reyner, Korban KM Virgo Transport, Menjadi Momen Haru bagi Keluarga dan Komunitas Blitar

Pemakaman Reyner, Korban KM Virgo Transport, Menjadi Momen Haru bagi Keluarga dan Komunitas Blitar

Pemakaman Reyner, Korban KM Virgo Transport, Menjadi Momen Haru bagi Keluarga dan Komunitas Blitar
Poin Penting:
  • Reyner Fausta Yuslianto adalah korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang dimakamkan di kampung halamannya.
  • Proses pemakaman Reyner dihadiri oleh ratusan pelayat, termasuk perangkat desa dan Kapolres Blitar.
  • Keluarga Reyner berharap mendapatkan kabar mengenai kakaknya, Susanto, yang belum ditemukan.

Suasana haru menyelimuti Dusun Wonorejo, Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar, saat jenazah Reyner Fausta Yuslianto (22) tiba untuk dimakamkan. Reyner, yang merupakan korban dari kecelakaan tragis KM Virgo Transport 8, tiba di rumah duka sekitar pukul 11.30 WIB, disambut oleh keluarga dan ratusan pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir. Reyner, yang sebelumnya tinggal di Dusun Claket, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Malang, dimakamkan di kampung halamannya, menambah kesedihan yang dirasakan oleh sanak saudara dan masyarakat setempat.

Kedatangan jenazah Reyner diiringi oleh ibunya, Wiwik Susiani, yang tampak tegar meski tengah berduka. Setelah tiba, prosesi salat jenazah berlangsung dengan khidmat, dihadiri oleh perangkat desa, kecamatan, dan Kapolres Blitar, sebagai bentuk dukungan kepada keluarga. Pemakaman berlangsung di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tulungrejo, di mana ratusan kerabat mengantar Reyner ke tempat peristirahatannya yang terakhir. Momen doa tahlil pun dilaksanakan sebagai ungkapan kesedihan dan pengharapan bagi korban.

Keluarga Reyner berusaha mendalami kabar yang menghebohkan, dengan Wiwik menceritakan sangat khawatir setelah mendengar dua anaknya, Reyner dan kakaknya Susanto (38), berada di dalam KM Virgo saat insiden terjadi. Reyner ditemukan meninggal dunia, sementara Susanto hingga kini belum ditemukan. Wiwik menceritakan, keduanya tengah dalam perjalanan mengantarkan barang dari Lamongan menuju Banjarmasin ketika nahas tersebut terjadi. Keberanian dan ketabahan keluarga dalam menghadapi cobaan ini menjadi inspirasi bagi warga Blitar, meski ada rasa kehilangan yang mendalam.

Dari pengalaman ini, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya keselamatan saat berlayar dan menjaga komunikasi yang baik dengan anggota keluarga, terutama saat dalam perjalanan yang berisiko. Rasa solidaritas akan selalu ada di antara masyarakat Blitar, yang terus mendukung dan mendoakan untuk keluarga yang ditinggalkan.