Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Menggali Potensi: Erita Dwi Anggraini, Mahasiswa Berprestasi dari Blitar yang Beralih ke Dunia Makeup

Menggali Potensi: Erita Dwi Anggraini, Mahasiswa Berprestasi dari Blitar yang Beralih ke Dunia Makeup

Menggali Potensi: Erita Dwi Anggraini, Mahasiswa Berprestasi dari Blitar yang Beralih ke Dunia Makeup
Poin Penting:
  • Erita Dwi Anggraini adalah mahasiswa yang merintis usaha MUA di usia muda.
  • Ia aktif di dunia organisasi dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal.
  • Usahanya meliputi penyewaan paddle board dan dokumentasi menggunakan drone.

Di tengah kesibukan sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen, Erita Dwi Anggraini, asal Desa Soso, Kecamatan Gandusari, membuktikan bahwa menuntut ilmu tidak menghalangi seseorang untuk mengembangkan potensi diri. Di usia 21 tahun, Erita telah menjelma menjadi sosok inspiratif di masyarakat Blitar melalui perannya sebagai Putri Batik Blitar serta merintis bisnis makeup artist (MUA) yang sukses.

Sejak masa sekolah dasar, Erita telah menunjukkan ketertarikan di dunia makeup. Keberadaan peralatan makeup milik kakaknya menginspirasi Erita, tetapi saat itu ia lebih banyak terlibat dalam kegiatan organisasi dan perlombaan. Kini, setelah menimba ilmu di bangku kuliah, Erita memantapkan hatinya untuk serius mengejar minatnya dalam bidang kecantikan, dimana ia mulai menjalankan jasa MUA lebih kurang satu tahun terakhir.

Tak hanya fokus pada makeup, Erita juga memperluas bisnisnya dengan menciptakan usaha dokumentasi menggunakan drone dan menyewakan paddle board di Telaga Blumbang Gede, destinasi wisata di Desa Soso. Dengan berbagai kegiatan ini, Erita tidak hanya meningkatkan keterampilannya, tetapi juga berkontribusi terhadap perekonomian lokal dengan menciptakan lapangan kerja serta mempromosikan pariwisata daerah.

Sejak SMP, Erita aktif terlibat di dalam organisasi OSIS, pramuka, dan PMR. Aktivitasnya kian beragam saat SMA, dimana dia terlibat lebih intens dalam kegiatan pramuka serta berpartisipasi dalam berbagai perlombaan. Meskipun tanggung jawabnya cukup banyak, Erita kerap memanfaatkan keahliannya dalam merias untuk membantu teman-teman saat mengikuti lomba menari dan senam, menunjukkan bahwa kecintaan terhadap estetika dan kemampuan sosial dapat berjalan beriringan dalam hidupnya.