Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Cara Mudah Mengajukan Pembaruan Data Keluarga ke Kemensos Lewat HP

Cara Mudah Mengajukan Pembaruan Data Keluarga ke Kemensos Lewat HP

Cara Mudah Mengajukan Pembaruan Data Keluarga ke Kemensos Lewat HP
Poin Penting:
  • Masyarakat dapat memperbarui data desil Kemensos jika keadaan sosial ekonomi keluarga berubah.
  • Desil penting dalam penentuan sasaran program perlindungan sosial di Indonesia.
  • Pengajuan pembaruan data dapat dilakukan lewat aplikasi ponsel dengan dokumen pendukung yang diperlukan.

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperbarui data desil yang dianggap tidak lagi mencerminkan keadaan sosial ekonomi keluarga. Desil, yang merupakan pengelompokan kesejahteraan masyarakat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), terbagi menjadi sepuluh kelompok, mulai dari desil 1 hingga desil 10. Setiap desil berperan penting dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Seiring berjalan waktu, kondisi sosial ekonomi keluarga bisa mengalami perubahan yang signifikan. Misalnya, seseorang mungkin mendapatkan pekerjaan baru, mengalami perubahan pendapatan, atau terjadi perubahan dalam jumlah anggota keluarga. Hal ini seringkali menjadikan data lama tidak lagi relevan, sehingga pemutakhiran data diperlukan bagi masyarakat yang ingin memastikan bahwa mereka mendapatkan dukungan yang sesuai.

Proses pengajuan pembaruan data kini juga menjadi lebih mudah dengan kemajuan teknologi, di mana masyarakat dapat melakukan pengajuan melalui aplikasi di ponsel mereka. Namun, penting untuk diingat bahwa pengajuan tersebut tidak akan langsung diterima. Setiap data yang diajukan harus melalui proses pemeriksaan, verifikasi, dan validasi untuk memastikan keabsahan informasi.

Sebelum melakukan pengajuan, calon pemohon perlu menyiapkan beberapa dokumen penting seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor Kartu Keluarga (KK), serta KTP. Selain itu, diperlukan pula foto selfie yang memenuhi ketentuan aplikasi. Ketelitian dalam pengisian data juga sangat penting, karena kesalahan dalam NIK, nomor KK, atau alamat dapat menjadi penghambat dalam proses pengajuan yang diinginkan.