Kamis, 09 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Kunci Kesuksesan UMKM di Blitar: Leadership dan Personal Branding Menurut Pendiri Kebab Turki Baba Rafi

Kunci Kesuksesan UMKM di Blitar: Leadership dan Personal Branding Menurut Pendiri Kebab Turki Baba Rafi

Kunci Kesuksesan UMKM di Blitar: Leadership dan Personal Branding Menurut Pendiri Kebab Turki Baba Rafi
Poin Penting:
  • Kepemimpinan yang baik dan personal branding sangat penting untuk kemajuan UMKM.
  • Mendelegasikan tugas rutin kepada tim adalah langkah strategis untuk pertumbuhan bisnis.
  • Mental block dan ketakutan meningkatkan biaya operasional membuat UMKM sulit untuk berkembang.

BLITAR - Dalam dunia kewirausahaan, kesuksesan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak hanya tergantung pada modal atau jumlah pelanggan. Nilam Sari, pendiri Kebab Turki Baba Rafi, menegaskan bahwa kemampuan seorang pemilik usaha dalam memimpin tim, membangun sistem, serta mengembangkan diri sebagai entrepreneur merupakan faktor kunci yang menentukan kemajuan usaha. Dalam sebuah diskusi mendalam, Nilam berbagi pengalamannya yang dimulai dari satu gerobak kaki lima hingga kini memiliki lebih dari 1.400 outlet di 10 negara.

Perjalanan bisnisnya yang panjang mengungkap bahwa tantangan utama yang dihadapi pelaku UMKM bukan hanya seputar operasional, tetapi juga terkait perubahan pola pikir pemilik usaha. Menurut Nilam, banyak UMKM terjebak dalam kebiasaan mengerjakan semuanya sendiri, mulai dari manajemen operasional hingga pengambilan keputusan penting. Hal ini menghambat pertumbuhan bisnis, karena pemilik tidak memiliki waktu untuk merencanakan strategi jangka panjang.

Ia menceritakan pengalamannya ketika hampir semua pekerjaan dilakukan sendiri. Seiring dengan bertambahnya jumlah outlet, ia menyadari pentingnya mendelegasikan tugas-tugas rutin kepada tim, memungkinkan fokus pada pengembangan aspek strategis. "Jika semua pekerjaan dikerjakan oleh owner, kapan bisnisnya bisa berkembang?" ungkapnya, menekankan pentingnya membangun tim yang solid.

Nilam juga mencermati bahwa ketakutan akan peningkatan biaya operasional sering kali menjadi penghalang bagi pelaku UMKM untuk merekrut karyawan. Padahal, penambahan sumber daya manusia yang tepat merupakan investasi yang esensial untuk mempercepat pertumbuhan bisnis. Selain itu, ia mencatat adanya mental block di kalangan pengusaha yang merasa puas dengan omzet saat ini, sehingga enggan melakukan ekspansi atau membuka cabang baru. Hal ini dapat menjadi penghalang bagi UMKM untuk meningkatkan kelas dan mencapai potensi maksimal mereka.