Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Festival Kresnayana Ke-13: Keberhasilan yang Menarik Ribuan Penonton di Blitar

Festival Kresnayana Ke-13: Keberhasilan yang Menarik Ribuan Penonton di Blitar

Festival Kresnayana Ke-13: Keberhasilan yang Menarik Ribuan Penonton di Blitar
Poin Penting:
  • Festival Kresnayana ke-13 menarik perhatian sekitar 4.500 hingga 5.000 penonton.
  • Evaluasi fasilitas umum dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
  • Pihak Disbudpar berencana menambah layar videotron dan melakukan pembenahan fasilitas untuk mendukung acara.

Festival Kresnayana yang ke-13 diadakan di Amphitheater Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada Sabtu malam, 29 Agustus 2026, berhasil mencuri perhatian masyarakat. Dengan jumlah penonton yang mencapai sekitar 4.500 hingga 5.000 orang, acara ini melampaui kapasitas venue yang hanya mampu menampung sekitar 4.000 orang. Keberhasilan ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap acara budaya yang sudah menjadi tradisi di wilayah Blitar.

Eko Susanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pengunjung ini menjadi perhatian serius bagi pihaknya dari segi kenyamanan dan keselamatan. Evaluasi menyeluruh mengenai fasilitas umum di sekitar amphitheater kini menjadi fokus utama, sebagai upaya untuk memastikan bahwa setiap pengunjung dapat menikmati pertunjukan dengan aman.

Dalam langkah proaktif, Disbudpar merencanakan penambahan beberapa fasilitas, termasuk layar videotron berukuran besar di luar area amphitheater. Langkah ini ditujukan agar penonton yang tidak dapat memasuki venue tetap dapat menyaksikan pertunjukan tanpa kehilangan momen berharga. Selanjutnya, pembenahan fasilitas umum seperti toilet dan jalur evakuasi juga akan dilakukan, guna meningkatkan tingkat keselamatan bagi semua pengunjung.

Festival Kresnayana tahun ini mengangkat lakon "Tresno Tinali Dharma", yang mengisahkan perjalanan Prabu Kresna dari segi asmara hingga perjuangan menegakkan kebenaran. Dengan semangat untuk menjadikan festival ini sebuah pertunjukan budaya yang aman dan nyaman, Disbudpar berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan festival yang kian diminati oleh masyarakat dan wisatawan di Blitar.