Selasa, 21 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Transformasi Hidup: Eks Analis Keuangan Berhasil Embracing Slow Living di Blitar

Transformasi Hidup: Eks Analis Keuangan Berhasil Embracing Slow Living di Blitar

Transformasi Hidup: Eks Analis Keuangan Berhasil Embracing Slow Living di Blitar
Poin Penting:
  • Yus dan Laras meninggalkan kehidupan perkotaan untuk mengadopsi gaya hidup slow living di desa.
  • Keputusan mereka didorong oleh masalah kesehatan dan stres pekerjaan yang tinggi.
  • Usaha pertanian dan homestay mereka tidak hanya mendatangkan pendapatan, tetapi juga mempererat hubungan dengan masyarakat lokal.

Blitar, Jawa Timur – Perjalanan transformasi hidup Alvius Aries Ahmad, lebih akrab disapa Yus, dan istrinya Malika Larasati, menjadi inspirasi bagi masyarakat Blitar. Mengambil keputusan untuk meninggalkan dunia gemerlap Jakarta, pasangan ini kini menjalani gaya hidup slow living di Dusun Kanci, Kabupaten Magelang. Keberanian mereka berbuah manis, dengan mengelola homestay Omah Sebumi dan pertanian seluas 7.500 meter persegi, menghasilkan pendapatan setara dengan standar hidup di Ibu Kota.

Keputusan untuk beralih dari rutinitas kota ke kehidupan yang lebih simpel ini juga terinspirasi oleh kondisi kesehatan Yus. Sebagai mantan analis keuangan, Yus mengalami stres yang berdampak pada kesehatan fisiknya. Rutinitas kerja yang menuntut dan tekanan tinggi membuat Yus mengalami masalah tidur tingkat lanjut. Pengetahuan akan pentingnya kesehatan mendorong ia untuk tidak lagi mengorbankan kualitas hidup demi karier. Akhirnya, Yus dan Laras membuat rencana strategis yang matang untuk memulai kehidupan baru yang lebih tenang tetapi produktif.

Sebelum pindah, mereka beradaptasi dengan budaya lokal yang santun, melibatkan diri dalam tradisi sowan kepada sesepuh desa. Dengan cara ini, pasangan ini menghibur ketakutan akan stigma negatif sebagai warga pendatang. Pendekatan kultural ini membentuk hubungan yang solid dengan masyarakat setempat dan membuat mereka diterima dengan baik. Kegiatan harian Yus kini lebih fokus pada pengelolaan lahan pertanian dan peternakan, mengajak serta anak mereka Shima dalam proses belajar bertani, yang sekaligus menjadi bagian dari pendidikan kehidupan.

Usaha pertanian Yus berkembang pesat, dan keahlian serta semangatnya telah menjadikannya sebagai pemasok sayuran segar untuk sejumlah restoran. Laras, yang berprofesi sebagai instruktur olahraga, membuka studio yang menyediakan kelas yoga dan pole dance, menarik minat wisatawan serta penduduk lokal. Dengan keberagaman usaha, mereka tidak hanya mandiri dalam pangan dengan memanfaatkan kebun dan peternakan, tetapi juga berkontribusi pada perekonomian lokal dengan menyuplai kebutuhan segmen wisatawan yang mencari tempat tenang untuk beristirahat di homestay Omah Sebumi.