- 40 petugas Damkar dan Satpol PP Blitar menjalani tes urine sebagai pencegahan penyalahgunaan narkoba.
- Hasil tes urine semuanya negatif, menunjukkan komitmen anggota untuk tidak terlibat dalam narkoba.
- Tindakan rehabilitasi disiapkan bagi anggota yang terindikasi positif, dengan saran dari BNN untuk pemulihan.
Sebanyak 40 petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Blitar menjalani tes urine sebagai langkah pencegahan menyusul terungkapnya kasus penggunaan narkotika di kalangan anggota Damkar. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Blitar dan berhasil mengungkapkan hasil negatif bagi seluruh peserta yang menjalani tes.
Kepala Pelaksana Damkar dan Satpol PP Kabupaten Blitar, Achmad Cholik, mengungkapkan bahwa dari total peserta, sebanyak 29 orang di antaranya merupakan anggota Damkar, dan sisanya berasal dari Satpol PP. Tes urine ini dipandang penting sebagai sinyal ke seluruh anggota untuk tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Cholik menegaskan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala dan memberi peringatan tegas kepada anggota yang terlibat dalam praktik illegal ini.
“Hasil tes hari ini menunjukkan bahwa semua peserta negatif dari penyalahgunaan narkoba,” kata M Yusuf Eko Haryanto, Kepala Tim Pemberdayaan Masyarakat BNN Kabupaten Blitar. Ia pun menjelaskan, salah satu anggota Damkar yang sebelumnya terindikasi positif untuk mengonsumsi sabu telah mengajukan surat assessment untuk rehabilitasi. BNN pun telah memberikan rekomendasi dan mengarahkan pemulihan kepada rumah sakit rujukan yang tepat untuk pemulihan.
Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas penyalahgunaan narkoba dan memelihara integritas para petugas yang bertugas melindungi dan melayani masyarakat. Sekaligus, ini menjadi peringatan bahwa setiap pelanggaran terhadap hukum, khususnya yang berkaitan dengan narkoba, akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku, menciptakan lingkungan pelayanan yang bersih dan berintegritas di Kabupaten Blitar.