Sabtu, 03 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pendidikan & Budaya › Pemkab Blitar Laksanakan Pengurasan Telaga Blumbang Gede dan Lestarikan Tradisi Gogoh Iwak

Pemkab Blitar Laksanakan Pengurasan Telaga Blumbang Gede dan Lestarikan Tradisi Gogoh Iwak

Pemkab Blitar Laksanakan Pengurasan Telaga Blumbang Gede dan Lestarikan Tradisi Gogoh Iwak
Poin Penting:
  • Telaga Blumbang Gede tengah melalui proses pengurasan untuk menjaga kualitas air dan ekosistem.
  • Masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan dan keamanan selama proses flushing.
  • Tradisi Gogoh Iwak akan digelar setelah pengurasan selesai, melibatkan cara menangkap ikan secara tradisional.

Telaga Blumbang Gede yang terletak di Desa Soso, Kecamatan Gandusari, saat ini sedang menjalani proses pengurasan atau flushing demi menjaga kualitas air dan ekosistemnya. Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 20 September dan direncanakan berlangsung hingga 3 Oktober. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Blitar, Eko Susanto, menjelaskan bahwa pengurasan ini merupakan bagian dari upaya pemeliharaan ekosistem telaga yang bertujuan untuk menghilangkan lumpur dan sedimentasi yang mengendap di dasar telaga. Ini diharapkan dapat menjaga kebersihan air dan memperlancar aliran air dari telaga.

Eko menekankan, "Kegiatan ini adalah rutinitas penting yang tidak hanya menjaga kualitas air, tetapi juga menormalisasi kondisi telaga," ujarnya saat konferensi pers pada Jumat (2/10). Proses flushing ini juga harus dilakukan dengan partisipasi aktif dari masyarakat yang diharapkan menjaga kebersihan dan keamanan kawasan. Warga diimbau untuk tidak memancing dan membuang sampah di telaga, serta diingatkan untuk tidak bermain di area pinggir telaga yang licin, guna menghindari risiko kecelakaan.

Setelah proses pengurasan rampung, masyarakat setempat bersiap untuk menggelar tradisi Gogoh Iwak sebagai puncak kegiatan. Tradisi ini akan dilaksanakan pada Minggu (4/10) dan merupakan salah satu warisan budaya Blitar yang menarik perhatian. Gogoh Iwak melibatkan masyarakat untuk menangkap ikan menggunakan tangan kosong tanpa bantuan alat. "Warga akan melakukan kegiatan ini di telaga yang telah surut dan sudah dipastikan aman untuk digunakan," tambah Eko, menegaskan bahwa tradisi ini merupakan lambang dari kearifan lokal masyarakat Blitar yang kaya akan nilai-nilai budaya.