- Proyek KDMP di SDN Tlogo 02 terus berlanjut, dengan izin pemerintah daerah dalam bentuk hibah aset.
- Wali murid menekankan pentingnya kepastian status lahan dan tidak meluasnya pembangunan ke area pendidikan.
- Beberapa fasilitas sekolah terdampak, termasuk ruang perpustakaan yang memerlukan perhatian khusus dalam relokasi.
Proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berlokasi di lingkungan SDN Tlogo 02, Kecamatan Kanigoro, saat ini terus berlangsung dengan melakukan berbagai proses administrasi. Meskipun demikian, sejumlah wali murid mencermati secara seksama perkembangan ini, khususnya mengenai kepastian status lahan sekolah. Mereka berharap agar pembangunan KDMP tidak mengganggu aktivitas pendidikan di sekolah, baik selama proses pembangunan berlangsung maupun setelah koperasi beroperasi.
Deni Setiawan, Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, mengkonfirmasi bahwa semua prosedur administratif pembangunan KDMP telah dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Pemkab Blitar, dalam hal ini, telah memberikan izin berupa hibah aset untuk mendukung realisasi proyek tersebut. "Proses pembangunan berjalan dengan baik, dan izin berupa hibah aset telah diterbitkan untuk mendukung keberlangsungan proyek ini," ungkapnya.
Deni juga menegaskan pentingnya kepastian status lahan sekolah setelah sejumlah area digunakan untuk pembangunan KDMP. Wali murid berharap agar pembangunan dilakukan secara terarah dan tidak meluas ke lahan pendidikan yang berpotensi merusak infrastruktur sekolah. Dengan adanya sertifikat lahan atas nama Pemerintah Kabupaten Blitar, diharapkan segala kekhawatiran orang tua siswa dapat teratasi, sehingga mereka merasa lebih tenang dalam menyekolahkan anak-anak mereka di SDN Tlogo 02.
Namun, perlu dicatat bahwa proyek ini juga membawa dampak pada beberapa fasilitas sekolah. Beberapa ruang penting, seperti ruang kepala sekolah, perpustakaan, dan ruang sanggar, termasuk dalam area yang telah ditentukan untuk pembangunan. Relokasi ruang perpustakaan menjadi perhatian utama, mengingat di dalamnya terdapat ribuan buku yang merupakan aset penting bagi siswa. Para wali murid berharap agar proses pembangunan dapat berlangsung dengan baik dan tetap memperhatikan kebutuhan belajar mengajar di SDN Tlogo 02.