Senin, 22 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum PLTU Pulih, Listrik di Pulau Jawa Kembali Stabil

PLTU Pulih, Listrik di Pulau Jawa Kembali Stabil

PLTU Pulih, Listrik di Pulau Jawa Kembali Stabil
Poin Penting:
  • Satu dari dua PLTU yang mengalami gangguan teknis kini telah beroperasi kembali.
  • Pemadaman bergilir yang terjadi sebelumnya telah diminimalisir berkat perbaikan PLTU.
  • PLN berkomitmen untuk memonitor dan memperbaiki sistem kelistrikan di Pulau Jawa.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PT PLN (Persero), mengungkapkan bahwa salah satu dari dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang mengalami gangguan teknis telah berhasil diperbaiki dan kembali beroperasi. Sejak Minggu, 21 Juni 2026 pukul 18.00 WIB, PLTU tersebut telah sinkron kembali dengan jaringan kelistrikan Pulau Jawa, dan mulai menyuplai listrik menambah keandalan sistem kelistrikan di daerah ini.

Kembalinya satu PLTU dalam sistem kelistrikan diharapkan dapat mengurangi dampak pemadaman bergilir yang sempat terjadi pada pekan lalu, memastikan pasokan listrik kepada masyarakat lebih stabil. Di hari yang sama, Darmawan juga menekankan bahwa PLTU lainnya masih dalam proses perbaikan, dan pihak PLN tetap berkomitmen untuk memantau situasi guna memastikan keandalan pasokan listrik di Pulau Jawa.

Sebelumnya, pada Jumat, 19 Juni 2026, kedua PLTU mengalami masalah teknis yang menyebabkan pemadaman bergilir secara luas di Pulau Jawa, termasuk di Blitar. Gangguan ini terjadi akibat masalah pada pembangkit Independent Power Producer (IPP), sehingga kedua fasilitas tersebut tidak mampu beroperasi.

Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN, menandaskan bahwa untuk menjaga keandalan pasokan listrik kepada pelanggan, PLN harus melakukan manajemen beban secara terbatas. Hal ini mengakibatkan beberapa wilayah, termasuk Blitar, mengalami pemadaman listrik secara tiba-tiba yang berlangsung antara 2 hingga 5 jam. PLN terus berupaya memperbaiki infrastruktur kelistrikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.