- Tiga anggota keluarga terkena luka bakar akibat kebakaran di Desa Pagergunung.
- Dua korban telah dipulangkan karena luka bakar ringan, sementara satu korban dirawat di ruang sterile.
- Kondisi SKT yang dirawat stabil dan dalam pengawasan dokter untuk pemulihan.
Dalam sebuah insiden kebakaran yang mengejutkan warga Desa Pagergunung, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, tiga anggota sebuah keluarga mengalami luka bakar akibat kebakaran yang menghanguskan warung dan rumah mereka. Peristiwa tragis ini meninggalkan satu korban berusia 73 tahun, SKT, masih dirawat intensif di Rumah Sakit Wava Husada Kesamben, sementara dua anggota lainnya telah dipulangkan setelah menerima perawatan.
Menurut keterangan dr. Harfan Amsura, Kepala Bidang Pelayanan Medis di rumah sakit tersebut, dua korban yang telah dipulangkan mengalami luka bakar yang tergolong ringan, dengan tingkat keparahan kurang dari 1 persen, terlokalisasi di telapak tangan. βMereka telah stabil dan dalam kondisi baik, sehingga diperbolehkan pulang untuk melanjutkan perawatan di rumah,β jelas dr. Harfan.
Sementara itu, kondisi SKT yang masih dirawat di ruangan khusus kini masih dalam observasi ketat. dr. Harfan menyampaikan bahwa SKT memiliki sekitar 14,5 persen luka bakar yang terletak di wajah, leher, serta lengan, yang memerlukan perhatian lebih untuk mencegah risiko infeksi sekunder. "Kami telah menetapkan ruang steril untuk perawatan agar kondisi pasien dapat terjaga dengan aman," tambahnya.
dr. Harfan menambahkan bahwa SKT berada dalam keadaan sadar dan responsif, namun kepulangannya akan ditentukan oleh tim dokter berdasarkan kemajuan pemulihan yang diperolehnya. Perawatan lanjut akan dilakukan sesuai dengan evaluasi kondisi tubuhnya pasca luka bakar. Insiden ini merupakan pengingat bagi seluruh masyarakat Blitar akan pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran serta upaya penanganan yang tepat.