Minggu, 26 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Pemkot Blitar Siapkan Penyaluran Bantuan Sosial melalui Koperasi Merah Putih

Pemkot Blitar Siapkan Penyaluran Bantuan Sosial melalui Koperasi Merah Putih

Pemkot Blitar Siapkan Penyaluran Bantuan Sosial melalui Koperasi Merah Putih
Poin Penting:
  • Pemkot Blitar menunggu juknis resmi untuk penyaluran bansos melalui KKMP.
  • Saat ini, 13 gerai KKMP telah beroperasi dan 8 gerai lagi akan segera dibuka.
  • Uji coba penyaluran Rastrada nontunai telah dilakukan dengan melibatkan tiga KKMP.

Pemerintah Kota Blitar tengah mempersiapkan langkah untuk menyalurkan seluruh bantuan sosial (bansos) serta barang bersubsidi secara terpusat melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). Meskipun instruksi dari pemerintah pusat mengenai program ini telah dikabarkan, Pemkot Blitar masih menunggu regulasi resmi serta petunjuk teknis (juknis) yang tertulis agar pelaksanaannya dapat dilaksanakan dengan baik.

Tri Iman Prasetyono, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Blitar, mengakui adanya rencana ini dan menegaskan bahwa hingga saat ini pihaknya bersikap menunggu arahan resmi dalam bentuk surat keputusan. "Kami harus memastikan bahwa semua langkah yang diambil sudah sesuai dengan ketentuan dari pemerintah pusat," ungkapnya saat melakukan pemantauan penyaluran bantuan Beras Sejahtera Daerah (Rastrada) di KKMP Kelurahan Bendo.

Dalam upaya memaksimalkan infrastruktur KKMP, Pemkot Blitar telah meluncurkan 13 gerai KKMP yang kini sudah beroperasi untuk melayani masyarakat. Sisa delapan gerai direncanakan akan mulai beroperasi pada bulan Agustus mendatang. Tri Iman menambahkan bahwa pembagian bantuan nantinya akan disesuaikan dengan skema dan penjadwalan setiap KKMP di tingkat kelurahan.

Sebagai langkah awal, Pemkot Blitar telah melakukan uji coba penyaluran Rastrada nontunai di KKMP. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 20 Juli lalu, dengan melibatkan tiga KKMP, yaitu Kelurahan Bendo, Bendogerit, dan Karangsari. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di ketiga wilayah tersebut masing-masing meliputi 418 KPM, 310 KPM, dan 277 KPM. Dengan langkah ini, diharapkan penyaluran bantuan sosial ke masyarakat dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.