- Fungsi PERCENTILE di Excel memudahkan perhitungan desil dalam analisis data.
- Data ekspor impor batubara dari BPS menjadi contoh konkret bagi pelaku usaha di Blitar.
- Penggunaan fungsi dasar Excel membantu dalam memahami distribusi data ekonomi.
JAKARTA - Dalam dunia analisis data, mengetahui bagaimana cara menghitung desil merupakan keterampilan penting, khususnya dalam pengolahan data ekonomi. Menggunakan Microsoft Excel, salah satu teknik yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan fungsi PERCENTILE. Metode ini sangat berguna bagi para peneliti atau pelaku usaha di Blitar yang ingin mengevaluasi data ekspor impor, seperti yang disampaikan oleh Nur Alif Irawan dalam presentasinya tentang analisis data.
Dalam presentasi tersebut, Irawan menggunakan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menghimpun informasi mengenai angka ekspor dan impor batubara. Data ini mencatat negara-negara tujuan utama ekspor, termasuk Spanyol, Filipina, Hongkong, hingga India. Informasi ini tentunya relevan bagi masyarakat Blitar, mengingat pentingnya batubara sebagai salah satu komoditas ekonomi di wilayah ini.
Pengolahan awal data dilakukan dengan menggunakan beberapa fungsi dasar di Microsoft Excel, seperti MIN, MAX, COUNT, AVERAGE, dan MEDIAN. Misalnya, nilai terendah dalam dataset tersebut tercatat 684,6, sedangkan nilai tertingginya mencapai 13.451,8. Dengan mengetahui jumlah data yang dianalisis, yang berjumlah 88, Irawan melanjutkan perhitungan mean dan median. Median yang dihitung adalah 2.0126,8, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang distribusi data tersebut.
Metode ini tidak hanya bermanfaat untuk akademik, namun juga bagi pengusaha lokal yang ingin mengetahui posisi mereka dalam pasar. Dengan pemahaman mengenai desil, mereka dapat menjalankan strategi yang lebih tepat dalam pengelolaan bisnis yang berhubungan dengan komoditas vital seperti batubara. Oleh karena itu, belajar alat analisis seperti Excel menjadi keharusan bagi setiap pelaku ekonomi di Blitar.