Jumat, 11 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Menteri Perumahan Maruarar Sirait Usulkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan di atas Sungai

Menteri Perumahan Maruarar Sirait Usulkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan di atas Sungai

Menteri Perumahan Maruarar Sirait Usulkan Konsep Hunian Ramah Lingkungan di atas Sungai
Poin Penting:
  • Menteri PKP Maruarar Sirait mengusulkan konsep hunian di atas sungai sebagai solusi untuk keterbatasan lahan.
  • Kajian awal mengenai regulasi dan aspek legalitas menjadi fokus utama sebelum pelaksanaan konsep tersebut.
  • Proyek ini memerlukan dukungan masyarakat dan kepastian regulasi untuk memastikan kelayakannya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, baru-baru ini membuka wacana inovatif mengenai pembangunan hunian di atas sungai sebagai solusi untuk mengatasi keterbatasan lahan dan tingginya harga tanah. Dalam sebuah diskusi, beliau menyampaikan bahwa ide ini sedang dalam tahap kajian awal, dengan desain yang memuat rumah tiga hingga empat lantai yang terbuat dari material baja, tanpa lift. Meskipun menarik, Maruarar menegaskan bahwa gagasan ini belum menjadi kebijakan resmi dan memerlukan penelitian lebih lanjut.

Aspek terpenting dalam kajian ini mencakup regulasi dan legalitas. Maruarar, yang akrab disapa Ara, menyoroti bahwa setiap konsep hunian baru harus mematuhi aturan yang berlaku, terutama mengenai sempadan sungai. Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2011, bangunan di sempadan sungai berpotensi mengalami penertiban untuk mengembalikan fungsinya. Oleh karena itu, penelitian mengenai aspek regulasi akan menjadi prioritas utama dalam pengembangan ide tersebut.

Lebih lanjut, Kementerian PKP akan mempelajari berbagai faktor terkait, seperti konstruksi, kebutuhan material, serta biaya untuk memastikan kelayakan proyek ini. Ara menargetkan bahwa hasil kajian awal akan dipresentasikan kepada publik dalam dua hingga tiga bulan ke depan. Namun, ia juga menggarisbawahi pentingnya dukungan masyarakat; jika hasil kajian menunjukkan bahwa ide ini tidak layak atau tidak mendapatkan sambutan, maka konsep hunian di atas sungai tersebut tidak akan diteruskan.

Pembangunan hunian di atas sungai menjadi upaya pemerintah untuk menghadapi tantangan modern dalam penyediaan perumahan layak bagi masyarakat. Dengan meningkatnya harga tanah serta berkurangnya lahan yang tersedia, inovasi ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis lokal. Ara mencatat bahwa perumusan kebijakan seperti ini sangat bergantung pada kepastian hukum dan dukungan dari masyarakat agar dapat terlaksana secara efektif.