- Tom Haye menjadi pemain kunci dalam kemenangan Timnas Indonesia atas Kamboja.
- Kemampuannya dalam distribusi bola dan pengaturan serangan sangat mempengaruhi jalannya pertandingan.
- Kemenangan ini memberikan harapan baru bagi para pendukung Timnas Indonesia di Blitar.
Dalam laga pembuka Piala AFF, Tim Nasional Indonesia meraih kemenangan telak 5-1 melawan Kamboja, dengan Tom Haye tampil sebagai sosok kunci yang mengatur permainan. Meskipun tidak mencetak gol, kontribusi Haye sebagai gelandang sangat signifikan, terlihat dari distribusi bola yang akurat dan pengatur serangan yang efektif. Keberhasilannya dalam menghubungkan lini permainan tim Garuda menjadikan pertahanan lawan tertekan.
Dilatih oleh John Heitinga, Tom Haye berfungsi sebagai gelandang serang, berpasangan dengan Beckham Putra di belakang Mitchel Baker, namun, perannya jauh lebih luas dari sekadar sebagai pengatur serangan. Haye menunjukkan fleksibilitas tinggi dengan seringkali bergerak ke sisi kiri maupun menyusut ke tengah guna menciptakan ruang bagi serangan yang lebih terbuka. Taktik ini berkontribusi pada penguasaan bola Indonesia yang kuat sejak awal pertandingan.
Kemampuan Haye dalam membaca permainan dan mengatur tempo bertanding sangat membantu tim untuk tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Ia mampu beradaptasi dengan situasi yang ada, membuat jalur operan tetap terbuka bahkan saat mendapat tekanan dari pemain Kamboja. Dengan teknik yang mumpuni, Haye menjadi opsi menjanjikan dalam hampir setiap fase permainan, menjadikan tim Garuda tidak hanya agresif tetapi juga terorganisir.
Dengan performa ini, diharapkan Tom Haye dan rekan-rekannya dapat mempertahankan momentum positif dan bertanding lebih baik lagi dalam pertandingan-pertandingan mendatang di Piala AFF. Kemenangan ini tentunya menjadi harapan besar bagi para pendukung Timnas Indonesia, khususnya masyarakat Blitar, untuk melihat tim kebanggaan bangsa berprestasi di pentas internasional.