Senin, 14 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Kreasikan Aquascape Natural di Blitar Tanpa Injeksi CO2 Menggunakan Tanaman Low CO2

Kreasikan Aquascape Natural di Blitar Tanpa Injeksi CO2 Menggunakan Tanaman Low CO2

Kreasikan Aquascape Natural di Blitar Tanpa Injeksi CO2 Menggunakan Tanaman Low CO2
Poin Penting:
  • Aquascape natural dapat dibuat tanpa injeksi CO2 dengan pemilihan tanaman yang tepat.
  • Pemilihan material hardscape seperti kayu dan batu sangat berpengaruh pada estetika.
  • Persiapan nutrisi dasar akuarium penting untuk keberhasilan pertumbuhan tanaman.

Di tengah maraknya hobi aquascaping di Indonesia, masyarakat Blitar bisa menerapkan teknik aquascape natural yang tidak memerlukan injeksi CO2 dengan memilih tanaman yang tumbuh optimal dalam kondisi rendah CO2. Salah satu contoh nyata penerapan konsep ini dapat dilihat pada akuarium berukuran 60 x 40 x 35 sentimeter, yang dilengkapi dengan sistem filtrasi di bagian belakang. Teknik ini tidak hanya hemat biaya, tetapi juga ramah lingkungan.

Proses pembuatan aquascape ini dimulai dengan pemilihan hardscape, yang terdiri dari kayu dan batu. Kayu yang digunakan berasal dari hasil pencarian di alam, dan konon telah lama terendam di suatu waduk, meskipun identitas spesies kayu tersebut masih menjadi teka-teki. Pemilihan kayu dengan tekstur dan serat yang tepat sangat penting, karena akan mempengaruhi proses penyusunan dan penciptaan suasana natural yang diinginkan.

Batu-batu pun tidak kalah pentingnya dalam komposisi hardscape. Dalam proyek ini, tidak ada batasan jumlah batu yang digunakan karena pembuat memiliki stok yang cukup, dengan jenis batu yang dipilih seperti batu turli dan batu kreket setelah dilakukan pemilahan. Dalam penggunaan media akuarium, ketebalan kaca sekitar 8 milimeter memberikan ketahanan yang cukup, dan pencahayaan serta sistem filtrasi dioptimalkan untuk menciptakan ekosistem yang sehat.

Begitu akuarium siap, langkah berikutnya adalah memastikan bahwa dasar akuarium memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman yang akan ditanam. Dalam proses ini, digunakan bakteri starter, pupuk dasar, dan produk bernama Power Grow dalam jumlah yang telah diukur. Sekitar 3 liter Power Grow dan 1 liter pupuk dasar disiapkan, disertai dengan penggunaan soil sekitar 5 liter. Setelah semua material disusun, tahap akhir adalah menanam tanaman berCO2 rendah yang akan memperindah tampilan aquascape dan tumbuh subur tanpa perlu injeksi CO2 tambahan.