- Brigpol Riska Elviyanna berfokus pada pendekatan langsung kepada masyarakat.
- Program 'Sambung Rasa Bareng Bu Bhabin' diinisiasi untuk mendengar keluhan warga.
- Sinergi dengan perangkat desa meningkatkan efektivitas bantuan bagi masyarakat.
Brigpol Riska Elviyanna, seorang polisi wanita yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Banggle, telah menunjukkan inovasi dalam menjalin hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan langsung. Alih-alih hanya mengandalkan patroli menggunakan kendaraan dinas, Riska lebih memilih untuk turun langsung ke lapangan, melakukan sambang dari rumah ke rumah untuk mendengar dan memahami keadaan warganya.
Melalui program yang dinamakan "Sambung Rasa Bareng Bu Bhabin", Riska aktif mendatangi rumah-rumah warga yang dianggap memerlukan perhatian atau bantuan. Baginya, interaksi langsung ini merupakan kesempatan berharga untuk lebih mendalami permasalahan yang dihadapi oleh warga. Dengan cara ini, ia dapat mendapatkan informasi yang lebih mendalam mengenai tantangan yang dihadapi masyarakat di sekitarnya, termasuk isu-isu yang menyentuh aspek keamanan, sosial, administrasi, hingga kebutuhan pendampingan dalam berbagai hal.
Setiap pertemuan yang dilakukan oleh Brigpol Riska menjadi momen penting untuk mendengarkan keluhan warga. Ia meyakini bahwa komunikasi yang efektif dapat menciptakan kepercayaan antara polisi dan masyarakat. "Harapannya, masyarakat yang kami datangi merasa bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi keterbatasan, dan selalu ada dukungan yang siap membantu," ujar Riska saat menjelaskan tujuannya.
Dalam melaksanakan tugasnya, Riska tidak bekerja sendirian. Ia juga bersinergi dengan perangkat desa dan pihak terkait lainnya untuk mengetahui kebutuhan aktual masyarakat. Koordinasi ini bertujuan untuk menciptakan langkah konkret dalam memberikan bantuan yang lebih tepat sasaran, menunjukkan komitmen kepolisian untuk mengawal dan mendukung kesejahteraan masyarakat Blitar.