Rabu, 29 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Warga Kedawung-Sumberasri Keluhkan Kerusakan Jalan, Pengendara Berisiko Terperosok

Warga Kedawung-Sumberasri Keluhkan Kerusakan Jalan, Pengendara Berisiko Terperosok

Warga Kedawung-Sumberasri Keluhkan Kerusakan Jalan, Pengendara Berisiko Terperosok
Poin Penting:
  • Jalan Kedawung-Sumberasri mengalami kerusakan parah yang mengancam keselamatan pengendara.
  • Musim hujan memperburuk kondisi jalan dengan genangan air menutupi lubang-lubang.
  • Warga berharap pemerintah segera memperbaiki jalan penting ini demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Kondisi jalan yang menghubungkan Desa Kedawung dan Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, kini menjadi sorotan utama masyarakat. Jalan sepanjang 1,5 kilometer ini mengalami kerusakan parah, dengan banyaknya lubang dan permukaan aspal yang mengelupas, menjadikannya berbahaya bagi para pengguna jalan, terutama sepeda motor. Keluhan datang dari berbagai kalangan, termasuk warga setempat yang setiap harinya mengandalkan jalur ini untuk akses menuju sekolah, bekerja, hingga mengangkut hasil pertanian.

Saat musim hujan, kondisi jalan semakin memprihatinkan, di mana genangan air menutupi lubang-lubang yang ada, membuat pengendara sulit melakukan estimasi kedalaman jalan. Hal ini meningkatkan risiko kecelakaan, dengan beberapa di antaranya berujung pada insiden yang cukup serius. Warga pun berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkrit untuk memperbaiki jalan yang telah rusak selama beberapa waktu ini, mengingat pentingnya jalur ini sebagai rute alternatif yang menghubungkan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Kediri.

Keberadaan jalan Kedawung-Sumberasri tidak hanya vital bagi mobilitas warga, tetapi juga menjadi akses penting menuju kawasan lingkar Gunung Kelud, yang kerap dilalui oleh masyarakat yang ingin berwisata ke daerah tersebut. Dengan kondisi yang semakin memburuk, banyak pengguna jalan yang terpaksa mengurangi kecepatan kendaraan agar tidak kehilangan kendali saat melintasi bagian-bagian jalan yang rusak. Pengunaan sepeda motor seakan menjadi tantangan tersendiri, kata Ali Imron, salah satu pengguna jalan, menyatakan bahwa kerusakan ini sudah menjadi masalah yang bisa berpotensi membahayakan nyawa para pengendara jika tidak segera ditangani.