Senin, 28 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Pemerintahan › Tantangan Program Cek Kesehatan Gratis di Blitar: Perlu Perhatian pada Data Input

Tantangan Program Cek Kesehatan Gratis di Blitar: Perlu Perhatian pada Data Input

Tantangan Program Cek Kesehatan Gratis di Blitar: Perlu Perhatian pada Data Input
Poin Penting:
  • Program Cek Kesehatan Gratis di Blitar menghadapi kendala dalam input dan pelaporan data.
  • Rendahnya capaian bukan disebabkan oleh kurangnya partisipasi masyarakat.
  • Keterbatasan tenaga administrasi dan aplikasi yang tidak saling terhubung menjadi masalah utama.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Blitar sedang mengalami sejumlah hambatan teknis yang mempengaruhi kelangsungannya. Meskipun antusiasme masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan dinilai sangat tinggi, tantangan utama terletak pada proses input data dan pelaporan hasil pemeriksaan yang belum optimal. Hal ini menyebabkan capaian program CKG yang tercatat dalam sistem masih berada pada angka yang rendah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati, menjelaskan bahwa rendahnya persentase capaian CKG bukan disebabkan oleh kurangnya partisipasi masyarakat. Sebaliknya, rumitnya alur administrasi pelaporan digital dan keterbatasan tenaga administrasi menjadi penyebab utama. Para petugas di lapangan menghadapi tantangan ganda dengan harus melakukan input data ke dalam dua aplikasi yang berbeda, yaitu ASIK untuk memantau penyakit tidak menular (PTM) dan sistem CKG.

Kedua aplikasi tersebut saat ini belum saling terhubung secara digital, yang menambah beban kerja administrasi petugas. Hal ini mengakibatkan keterlambatan dalam pelaporan dan pencatatan data hasil pemeriksaan. dr. Christine menambahkan, "Capaian CKG kita di sistem memang masih rendah. Setelah dilakukan evaluasi, kendala utamanya adalah keterbatasan tenaga administrasi." Oleh karena itu, perhatian khusus perlu diberikan untuk menyederhanakan prosedur administrasi dan meningkatkan sumber daya tenaga kesehatan demi mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat ini.