- Musorkotlub KONI Kota Blitar berhasil dilaksanakan sebelum batas waktu yang ditentukan.
- Elim Tyu Samba terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar dengan hasil pemungutan suara yang ketat.
- Pemilihan ketua yang baru menjadi langkah awal untuk penerbitan SK definitif agar organisasi dapat segera beroperasi.
Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar bergerak maju setelah pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) yang sukses dilaksanakan. Heru Puji, Wakil Ketua Panitia Musorkotlub, dengan bangga mengumumkan bahwa acara tersebut telah selesai sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan, yaitu sebelum 30 Oktober, menandai pentingnya kepemimpinan yang stabil di tubuh KONI Kota Blitar.
Musorkotlub yang diadakan pada Selasa, 22 September, menghasilkan pemilihan Ketua KONI Kota Blitar yang baru, di mana Elim Tyu Samba terpilih dengan memperoleh 24 suara melawan calon lainnya, Ratih Dewi Indarti, yang mendapatkan 20 suara. Meskipun berlangsung dalam suasana tegang dengan adanya tekanan dari sejumlah massa cabang olahraga lainnya yang ingin berpartisipasi, acara ini berhasil diselesaikan dengan baik, memberikan harapan baru bagi perkembangan olahraga di Blitar.
Setelah Musorkotlub, langkah berikutnya adalah menantikan penerbitan Surat Keputusan (SK) definitif dari KONI Provinsi Jawa Timur. SK ini menjadi kunci bagi kepengurusan KONI Kota Blitar untuk beroperasi secara resmi. Heru menekankan pentingnya dokumen tersebut agar program kerja dan pembinaan olahraga dapat segera dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku, dan untuk memastikan kelancaran organisasi ke depan.
Heru juga menjelaskan bahwa persiapan Musorkotlub dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas, hanya 14 hari, dari 9 hingga 22 September, menunjukkan dedikasi panitia untuk memastikan kelangsungan roda organisasi. Dengan SK yang diterbitkan, KONI Kota Blitar diharapkan dapat segera melanjutkan tahapan pelantikan ketua dan kepengurusan yang baru, mengawali aktivisme dalam pengembangan olahraga yang lebih terencana dan berkesinambungan di tengah masyarakat.