- Krisis air bersih di Blitar Selatan akibat kemarau panjang memicu solidaritas masyarakat.
- Bantuan air bersih disalurkan oleh warga Gandusari kepada warga Panggungrejo.
- Kapolsek Gandusari menekankan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi kesulitan.
Krisis air bersih yang melanda Blitar Selatan akibat kemarau panjang telah menggerakkan semangat solidaritas antarwarga di berbagai kecamatan. Salah satu aksi nyata terlihat pada Minggu (27/9) ketika warga Desa Soso, Kecamatan Gandusari, berkolaborasi dengan aparat kepolisian, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta relawan untuk memberikan dukungan kepada warga Dusun Kedungbiru, Desa Kalitengah, Kecamatan Panggungrejo.
Dalam situasi yang dirasakan semakin sulit ini, penyaluran bantuan air bersih menjadi sangat vital bagi masyarakat yang terdampak. Armada tangki air yang diterjunkan menuju permukiman Dusun Kedungbiru diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, terutama bagi mereka yang tengah berjuang melawan keterbatasan sumber air akibat cuaca panas ekstrem.
Kapolsek Gandusari, AKP Nanang Budhiarto, menyatakan bahwa inisiatif penyaluran bantuan ini merupakan manifestasi dari kepedulian kolektif dalam menghadapi tantangan yang dihadapi oleh saudara-saudara kita di Panggungrejo. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan air, tetapi juga menunjukkan bahwa dalam masa sulit seperti ini, kebersamaan dan gotong royong adalah kunci untuk meringankan beban satu sama lain.
Dengan harapan besar, air yang disalurkan ini dapat digunakan secara maksimal oleh masyarakat Dusun Kedungbiru untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Dalam momen-momen krisis, kepedulian serta aksi nyata dari komunitas lokal menjadi lambang harapan dan sinergi, mengingat kondisi kekeringan di Blitar Selatan diperkirakan akan berlanjut hingga beberapa waktu ke depan.