- Proses seleksi enam jabatan eselon dua di Pemkot Blitar telah memasuki tahap akhir.
- Tiga nama terbaik untuk masing-masing jabatan akan diserahkan kepada Wali Kota.
- Tahapan seleksi mencakup uji gagasan dan wawancara mendalam untuk menilai kualifikasi kandidat.
Proses pengisian kekosongan jabatan di Pemerintah Kota Blitar memasuki tahap akhir dengan hadirnya enam jabatan eselon dua yang telah dikonfirmasi. Seleksi terbuka ini bertujuan untuk menemukan kandidat terbaik demi penguatan struktur birokrasi Kota Blitar yang lebih responsif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Keenam jabatan yang sedang diperebutkan termasuk posisi penting seperti Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Sekretaris DPRD, serta beberapa jabatan strategis lainnya. Proses seleksi yang berlangsung hingga saat ini telah memenuhi semua tahapan secara sistematis, di mana tim panitia seleksi (pansel) telah melakukan uji gagasan serta wawancara mendalam terhadap para calon pada 22-23 Juni lalu.
Menurut Andy Setiawan, Kepala Bidang Mutasi, Promosi, dan Pengembangan Kompetensi BKPSDM Kota Blitar, hasil dari sejumlah tahapan penilaian menunjukkan bahwa para peserta telah memberikan performa terbaik. Tim seleksi kini tengah menyusun peringkat berdasarkan akumulasi nilai untuk mendapatkan tiga nama tercemerlang yang akan diajukan kepada Wali Kota Blitar. Contohnya, untuk posisi Kepala BKPSDM, terdapat tiga nama yakni Darul Efendi, Ika Hadi Wijaya, dan Nurul Laelasani yang memiliki prestasi dan kinerja yang patut dipertimbangkan.
Selanjutnya, hasil pemeringkatan tersebut akan disampaikan kepada Sekretaris Daerah, yang akan meneruskan informasi ini secara resmi kepada Wali Kota. Proses ini sangat krusial dalam rangka memastikan bahwa Pemkot Blitar dapat dipimpin oleh individu yang kompeten dan memahami tantangan serta potensi di daerah ini, demi kemajuan bersama masyarakat Blitar.