- BPBD Kabupaten Blitar telah salurkan total 24 ribu liter air bersih dalam dua hari untuk atasi kekeringan.
- Penyaluran air bersih ditujukan untuk Dusun Sidorejo, Bejirejo, dan Wonosari, melibatkan lebih dari 1.000 jiwa.
- BPBD berkomitmen untuk terus memantau situasi dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam upaya untuk menghadapi dampak kekeringan yang mulai melanda wilayah Kabupaten Blitar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar telah melaksanakan penyaluran air bersih kepada masyarakat. Dalam dua hari terakhir, BPBD menyalurkan total 24 ribu liter air bersih atau setara dengan 4 rit kendaraan pengangkut air, yang mencakup sejumlah dusun di Desa Sukorejo dan Desa Tugurejo, Kecamatan Wates.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar, Wahyudi, menjelaskan bahwa penyaluran ini merupakan langkah cepat dalam menanggulangi dampak kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat. Pada Rabu, 22 Juli 2026, sebanyak 12 ribu liter air bersih didistribusikan ke Dusun Sidorejo di Desa Sukorejo untuk memenuhi kebutuhan sekitar 208 Kepala Keluarga (KK) atau 539 jiwa yang sangat membutuhkan air bersih.
Kemudian, pada hari berikutnya, Kamis, 23 Juli 2026, BPBD kembali melakukan penyaluran 12 ribu liter air bersih ke Dusun Bejirejo dan Dusun Wonosari di Desa Tugurejo, yang diperuntukkan bagi 269 KK atau 858 jiwa. Bantuan ini menjadi pentunjang vital bagi warga yang kesulitan mendapatkan akses air bersih di tengah kondisi cuaca yang tidak mendukung.
Wahyudi memastikan bahwa BPBD akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap untuk menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah lainnya jika diperlukan. Dengan upaya ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi dan meringankan beban mereka akibat dampak kekeringan yang mulai mengancam ketahanan air di Kabupaten Blitar.