Selasa, 21 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Andri Setiawan: Duta Karawitan Muda Blitar yang Menggugah Semangat Generasi Penerus

Andri Setiawan: Duta Karawitan Muda Blitar yang Menggugah Semangat Generasi Penerus

Andri Setiawan: Duta Karawitan Muda Blitar yang Menggugah Semangat Generasi Penerus
Poin Penting:
  • Andri Setiawan, pengrawit muda yang berhasil menjadi Duta Seni Kota Blitar.
  • Kisah perjuangan Andri dalam dunia karawitan mencerminkan dedikasi yang tinggi.
  • Andri berperan aktif sebagai guru Bahasa Jawa, mengedukasi generasi muda tentang budaya lokal.

Di tengah berbagai perubahan dalam industri musik, Andri Setiawan, seorang pengrawit muda asal Dusun Glagahombo, Kelurahan Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, telah membuktikan bahwa seni karawitan tetap relevan dan berdaya pikat di kalangan generasi muda. Pria berusia 30 tahun ini tidak hanya konsisten dalam melestarikan seni tradisional, tetapi juga telah diakui sebagai Duta Seni Kota Blitar, dengan penampilan yang menginspirasi di berbagai panggung di Indonesia.

Perjalanan Andri dalam dunia karawitan tidaklah singkat. Dari pengalaman awalnya yang penuh tantangan, dimana ia sering menerima imbalan jauh di bawah standar, Andri terus berjuang dan menimba ilmu dari setiap pertunjukan yang diikutinya. Saat ini, tabuhan kendangnya sering mengiringi pertunjukan wayang dan tari tradisional, menjadikannya salah satu sosok yang diandalkan dalam mempromosikan budaya lokal.

Selain aktif di dunia seni, Andri juga memainkan peran penting sebagai pendidik, mengajarkan Bahasa Jawa di MAN 2 Blitar. Latar belakang pendidikannya di S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan melestarikan bahasa dan budaya lokal, yang turut memperkaya pengalamannya dalam dunia karawitan. Ia mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap seni karawitan tumbuh dari lingkungan keluarga, terutama ayahnya yang juga merupakan pengrawit.

Pengalaman di panggung seni dimulai sejak Andri duduk di bangku SMP, ketika rasa ingin tahunya mendorongnya untuk ikut tampil. Dari bermain alat musik saron dan demung, Andri selanjutnya belajar kendang secara otodidak, hingga memperdalam keterampilannya dari para pelaku seni di Blitar Timur. Dengan dedikasi yang tinggi, Andri Setiawan telah menjadi inspirasi bagi banyak anak muda di Blitar, membuktikan bahwa karawitan tidak hanya sekadar seni, tetapi juga merupakan identitas yang harus terus dijaga dan dilestarikan.