Kamis, 15 Oktober 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda › Umum › Warga Desa Ngadirenggo Kembali Protes terhadap PT Greenfields Terkait Pencemaran Sungai

Warga Desa Ngadirenggo Kembali Protes terhadap PT Greenfields Terkait Pencemaran Sungai

Warga Desa Ngadirenggo Kembali Protes terhadap PT Greenfields Terkait Pencemaran Sungai
Poin Penting:
  • Warga Desa Ngadirenggo menuduh PT Greenfields mencemari sungai dan sumur warga.
  • Aksi protes berlangsung selama tiga hari, masyarakat mendesak perbaikan sistem pengolahan limbah.
  • Perubahan kondisi sumber air menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga yang bergantung pada sumur.

Masyarakat Desa Ngadirenggo, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar, kembali menyalakan sorotan terhadap PT Greenfields Indonesia Farm 2 yang diduga telah mencemari lingkungan, khususnya aliran sungai dan sumur milik warga. Aksi protes ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada pekan lalu, hingga Rabu (14/10) di depan gerbang perusahaan. Dalam aksi tersebut, warga menuntut agar perusahaan segera memperbaiki sistem pengolahan limbah, yang telah dijanjikan namun belum memberikan hasil yang diharapkan.

Perwakilan warga, Aldila Ferdiansah, mengungkapkan bahwa aksi protes ini merupakan puncak dari ketidakpuasan masyarakat terhadap penanganan limbah kotoran sapi yang terus berulang. Ia menegaskan, dampak pencemaran telah dirasakan oleh warga sejak PT Greenfields beroperasi, dengan dua aliran sungai besar di daerah tersebut, yaitu Sungai Genjong dan Sungai Lekso, yang telah terpengaruh.

Keluhan tidak hanya terfokus pada kualitas air sungai. Beberapa warga juga melaporkan bahwa sumur-sumur mereka yang berdekatan dengan aliran sungai menunjukkan perubahan warna dan bau tak sedap. Kekhawatiran ini semakin meningkat, mengingat banyak warga yang bergantung pada sumur tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka menduga adanya rembesan limbah kotoran ternak yang menjadi penyebab perubahan kondisi sumber air yang vital bagi kehidupan.

Meskipun isu pencemaran lingkungan ini telah menjadi perhatian masyarakat sejak lama, hingga saat ini tidak ada informasi yang jelas mengenai hasil pemeriksaan kualitas air maupun tindakan konkret yang diambil untuk menangani keluhan tersebut. Dalam konteks ini, masyarakat tetap berharap agar ada tindakan nyata dari PT Greenfields agar kepentingan lingkungan dan kesehatan publik dapat terjaga.