- Ika Septiana awalnya bercita-cita menjadi penari tradisional sebelum beralih menjadi bidan.
- Ia meraih prestasi di bidang kesehatan dan menari selama masa studinya.
- Perjuangannya sebagai bidan ditandai dengan tantangan menjadi ibu baru, namun tetap berkomitmen pada kesehatan masyarakat.
Ika Septiana Saputri, sosok yang telah membuktikan bahwa jalur kehidupan bisa berbelok tak terduga, kini menjadi bidan di Kelurahan Jingglong, Kecamatan Sutojayan, Blitar. Awalnya, Ika, yang akrab disapa dengan nama panggilan 'Ika', bercita-cita menjadi penari tradisional, bahkan ia pernah meraih prestasi dalam kompetisi tari di tingkat sekolah menengah. Namun, takdir membawanya ke dunia kesehatan, melanjutkan warisan sang ayah yang hingga kini masih aktif sebagai perawat.
Setelah menempuh pendidikan di Politeknik Kesehatan Malang, Ika tidak hanya aktif dalam studi kebidanan, tetapi juga meraih prestasi menari di kompetisi nasional antara politeknik kesehatan di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, setelah lulus, ia memutuskan untuk berfokus pada karirnya sebagai tenaga kesehatan. Terpilih menjadi aparatur sipil negara, Ika kini menjalani tugas penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas Sutojayan.
Perjalanan menghadapi tantangan dalam menjalankan tugas sebagai bidan tidaklah mudah, terutama di masa awal ketika mengalami transisi menjadi seorang ibu. Tanggung jawab yang besar sebagai tenaga kesehatan di tengah perubahan statusnya sebagai ibu baru sempat membawa Ika dalam fase baby blues. Namun, dengan tekad dan dukungan dari keluarga serta komunitas, ia berhasil mengatasi tantangan tersebut. Ika kini berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi kesehatan masyarakat di wilayahnya dan berkarya di dunia yang dulunya menjadi mimpinya.
Cerita inspiratif Ika menunjukkan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, meskipun dengan latar belakang yang berbeda. Ia adalah contoh nyata bagaimana dedikasi dan semangat dapat mengubah hidup dan berdampak positif pada orang-orang di sekitarnya, terutama bagi warga Kelurahan Jingglong.