Senin, 22 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Transformasi Digital Layanan Taspen: Tantangan dan Peluang bagi ASN di Blitar

Transformasi Digital Layanan Taspen: Tantangan dan Peluang bagi ASN di Blitar

Transformasi Digital Layanan Taspen: Tantangan dan Peluang bagi ASN di Blitar
Poin Penting:
  • PT Taspen melayani 8,97 juta peserta dengan fokus pada digitalisasi layanan dan klaim pensiun.
  • Hanya 35 persen pengajuan klaim pensiun yang menggunakan layanan digital, sisanya masih manual.
  • Tingkat literasi digital di kalangan pensiunan perlu ditingkatkan agar dapat memanfaatkan layanan yang ada.

Dalam sebuah forum resmi di Komisi XI DPR, Roni, Direktur Utama PT Taspen yang menjabat sejak 17 Desember 2024, memaparkan langkah-langkah strategis dalam digitalisasi layanan Taspen dan klaim pensiun untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia menekankan bahwa dua fokus utama perusahaan adalah pelayanan yang berkualitas serta investasi yang berkelanjutan.

Saat ini, PT Taspen melayani hampir 8,97 juta peserta, yang terdiri dari 4,7 juta peserta aktif dan 3,1 juta pensiunan. Dengan dukungan 57 kantor cabang dan 17 ribu titik layanan, ditambah kerjasama dengan 44 mitra bayar, perusahaan berusaha menjangkau seluruh lapisan ASN di seluruh Indonesia, termasuk di Blitar.

Meski demikian, Roni mengungkapkan bahwa upaya digitalisasi ini masih menghadapi berbagai tantangan. Dari total pengajuan klaim pensiun, hanya sekitar 35 persen yang sudah beralih ke layanan digital, sementara 65 persen masih mengandalkan metode manual. Roni mencatat hal ini sebagai bukti bahwa tingkat literasi digital di kalangan pensiunan masih perlu ditingkatkan untuk memaksimalkan manfaat dari transformasi digital.

Dengan tantangan tersebut, PT Taspen berkomitmen untuk meningkatkan sosialisasi dan pelatihan bagi para pensiunan agar mereka dapat beradaptasi dengan teknologi baru. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan pelayanan klaim pensiun dapat lebih cepat, transparan, dan efisien, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di daerah Blitar.