Senin, 21 September 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Umum Tragedi Dalam Keceriaan: Warga Blitar Meninggal Saat Menyaksikan Sound Horeg

Tragedi Dalam Keceriaan: Warga Blitar Meninggal Saat Menyaksikan Sound Horeg

Tragedi Dalam Keceriaan: Warga Blitar Meninggal Saat Menyaksikan Sound Horeg
Poin Penting:
  • Seorang warga Blitar, YP (45), meninggal dunia setelah menonton sound horeg, namun bukan karena acara tersebut.
  • Kapolres Blitar mengkonfirmasi bahwa kematian korban disebabkan oleh penyakit yang sudah ada sebelumnya.
  • Pengawasan ketat dari kepolisian terhadap acara karnaval dilakukan untuk menjaga ketertiban masyarakat.

Sabtu, 19 September 2023, menjadi hari yang menyedihkan bagi masyarakat Desa Gogodeso, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Seorang warga berinisial YP (45) dilaporkan meninggal dunia saat menyaksikan pertunjukan sound horeg yang sedang digelar di Desa Darungan, hanya sekitar 3 kilometer dari rumahnya. Masyarakat sekitar langsung geger mendengar kabar duka ini, yang berseliweran di platform media sosial. Namun, pihak kepolisian telah memastikan bahwa kematian YP tidak berkaitan dengan pertunjukan tersebut, melainkan karena kondisi kesehatan yang sudah lama dideritanya.

Kapolres Blitar, AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution, menjelaskan bahwa ketika kejadian terjadi, YP sedang menonton pertunjukan tersebut bersama suami dan anaknya. Setelah mengambil waktu untuk salat Maghrib di musala, korban tiba-tiba mengalami kejang dan dikabarkan tidak sadarkan diri. Meski segera dibawa ke rumah sakit, nyawa YP tidak dapat diselamatkan. Informasi dari kepolisian menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi, termasuk pelaksanaan karnaval yang mendapat pengawasan ketat untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami ingin menegaskan bahwa kematian korban tidak berhubungan dengan suara bising dari sound horeg yang diselenggarakan di karnaval. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit sebelumnya yang telah mengganggu kesehatannya," lanjut Kapolres. Hal ini juga diperkuat oleh pernyataan Kasi Humas Polres Blitar, Aiptu Muheni, yang menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi dan bertemu dengan keluarga korban untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Polisi juga memberikan perhatian serius terkait pelaksanaan karnaval dan sound horeg, agar tidak mengganggu ketertiban masyarakat setempat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan, mengingat acara yang melibatkan ramai orang seringkali meninggalkan berbagai potensi masalah, termasuk bagi para penonton yang mungkin memiliki riwayat kesehatan tertentu.