Selasa, 14 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Tantangan dan Inovasi SDN Sukorejo 3 dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik di Kota Blitar

Tantangan dan Inovasi SDN Sukorejo 3 dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik di Kota Blitar

Tantangan dan Inovasi SDN Sukorejo 3 dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik di Kota Blitar
Poin Penting:
  • SDN Sukorejo 3 hanya menerima 5 siswa baru untuk tahun ajaran ini, sama dengan tahun lalu.
  • Minimnya lulusan TK dan persaingan dengan sekolah lain menjadi faktor utama penurunan angka pendaftaran.
  • Pihak sekolah berkomitmen untuk melakukan sosialisasi dan pengembangan program menarik guna meningkatkan jumlah peserta didik baru.

SDN Sukorejo 3 di Kota Blitar menghadapi tantangan signifikan dalam penerimaan peserta didik baru pada tahun ini. Dengan hanya lima siswa baru yang terdaftar untuk mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada tanggal 13 Juli 2026, situasi ini mencerminkan adanya penurunan minat yang mungkin disebabkan oleh minimnya lulusan dari Taman Kanak-Kanak (TK) di sekitar lingkungan sekolah. Persaingan yang ketat dengan sekolah dasar lain di kawasan tersebut juga menjadi faktor penyebab hal ini.

Kepala SDN Sukorejo 3, Agung Mukhlis, menyampaikan bahwa jumlah siswa baru ini tetap sama dengan tahun lalu, di mana sekolah berhasil menarik lima siswa baru. Hal ini tentunya menjadi perhatian, mengingat total jumlah peserta didik saat ini hanya sekitar 60 siswa dari kelas satu hingga kelas enam. Untuk itu, pihak sekolah berkomitmen untuk mencari solusi dalam meningkatkan daya tarik sekolah agar lebih banyak orang tua yang mempertimbangkan SDN Sukorejo 3 sebagai pilihan pendidikan untuk anak-anak mereka.

Dalam upaya tersebut, pihak sekolah melaksanakan berbagai kegiatan sosialisasi yang bersinergi dengan Taman Kanak-kanak sekitar, termasuk lomba melukis yang bertujuan untuk memperkenalkan potensi dan atmosfer pembelajaran di SDN Sukorejo 3. Selain itu, pengembangan program pembinaan baca, tulis, dan hitung (calistung) direncanakan untuk semakin menarik perhatian calon siswa maupun orang tua.

Agung juga menjelaskan bahwa MPLS kali ini dijalankan sesuai dengan pedoman Kementerian Pendidikan, menekankan pada kegiatan yang ramah dan menyenangkan bagi siswa baru. Kegiatan dimulai dengan apel pagi, saling mengenal antar siswa, serta penyampaian materi yang penting seperti konsep Pagi Ceria, 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, pentingnya hidup rukun dan peduli lingkungan, serta pengenalan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan pendekatan ini, diharapkan SDN Sukorejo 3 dapat meningkatkan jumlah peserta didik dan memberikan pendidikan yang berkualitas bagi generasi muda Blitar.