- Masih ada 7.000 keluarga dan usaha di Kota Blitar yang belum terdata dalam Sensus Ekonomi.
- Sebanyak 2.868 data berstatus 'Open', diakibatkan oleh penolakan warga terhadap pendataan.
- BPS Kota Blitar menerapkan kunjungan tiga kali untuk menjangkau warga yang belum didata.
Empat hari menjelang penutupan Sensus Ekonomi, Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Blitar melaporkan bahwa sekitar 7.000 keluarga dan usaha di daerah ini masih belum terdaftar dalam database sensus. Hal ini menunjukkan adanya tantangan dalam mencapai target pendataan yang telah ditetapkan, serta perlunya pendekatan yang lebih efektif untuk meyakinkan warga tentang pentingnya partisipasi dalam sensus tersebut.
Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito, mengungkapkan bahwa dari total target Prelist sebanyak 58.777, masih terdapat 2.868 data yang berstatus "Open" atau belum didata. Penolakan dari masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab, di mana sebagian warga belum sepenuhnya memahami manfaat sensus yang berhubungan dengan perencanaan pembangunan dan pengembangan ekonomi. Hanung juga menyoroti kenyataan di lapangan, di mana tidak sedikit petugas yang menemukan warga tidak berada di rumah saat kunjungan dilakukan.
Sebagai upaya untuk menjangkau warga yang belum mau didata, BPS telah menerapkan mekanisme kunjungan hingga tiga kali ke lokasi. Jika pada kunjungan pertama warga masih menolak, petugas akan menjelaskan lebih lanjut dan jika perlu, akan dijadwalkan ulang. Selain itu, sebanyak 4.290 data lainnya berada dalam status "Draft", menandakan bahwa data tersebut sudah didata namun belum sepenuhnya masuk ke dalam sistem database BPS.
Dalam langkah ke depan, BPS Kota Blitar akan melaksanakan pemilahan data lebih lanjut melalui proses query untuk memastikan akurasi dan keteraturan dalam pendataan. Hanung menegaskan akan terus berupaya mempercepat proses ini agar data yang dikumpulkan dapat memenuhi kebutuhan perencanaan pembangunan yang akan berlanjut hingga tahun 2026. Sensus Ekonomi, sebagai kegiatan rutin sepuluh tahunan, menjadi sangat penting untuk memotret keadaan kegiatan ekonomi masyarakat Blitar dan mendukung pengembangan daerah di masa depan.