Kamis, 20 Agustus 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Revitalisasi Identitas Sound Karnaval: Dari Sound Horeg ke Sound Karnaval Indonesia

Revitalisasi Identitas Sound Karnaval: Dari Sound Horeg ke Sound Karnaval Indonesia

Revitalisasi Identitas Sound Karnaval: Dari Sound Horeg ke Sound Karnaval Indonesia
Poin Penting:
  • Komunitas sound system mengusulkan istilah baru, Sound Karnaval Indonesia, untuk menggantikan istilah sound horek.
  • Istilah baru diharapkan dapat menciptakan identitas yang lebih positif dan bersinergi di antara berbagai komunitas.
  • Pentingnya mematuhi regulasi penggunaan sound yang berbeda di setiap daerah agar karnaval dapat berlangsung dengan baik.

Dalam sebuah pertemuan yang digelar di Jakarta, komunitas sound system secara resmi memperkenalkan istilah baru, yaitu Sound Karnaval Indonesia (SKI). Pergantian nama ini bertujuan untuk menciptakan identitas bersama yang lebih positif dan konstruktif bagi aktivitas sound yang biasa kita kenal sebagai sound horek. Para pelaku industri ini menginginkan agar publik tidak lagi terjebak dalam polemik mengenai istilah tersebut, dan mengajak semua pihak untuk lebih fokus pada aturan dan kebersamaan dalam menyemarakkan karnaval.

Seperti yang disampaikan oleh salah satu perwakilan komunitas, penggunaan istilah SKI diharapkan mampu menjadi payung bagi segala variasi karakter sound yang ada di setiap daerah di Indonesia. Hal ini penting, mengingat keberagaman tersebut menjadi elemen kunci dalam menciptakan atmosfer karnaval yang semarak dan unik sesuai dengan budaya masing-masing daerah. "Jadi antara tepuk tangan di tangan dulu, SKI namanya ini teman-teman," tutur salah satu pembicara dalam diskusi tersebut.

Pertemuan ini juga menjadi momen penting untuk menekankan pentingnya pemahaman tentang regulasi penggunaan sound di berbagai wilayah. Para pelaku sound menyadari bahwa setiap daerah memiliki aturan yang berbeda dan menegaskan komitmen untuk mematuhi ketentuan yang berlaku. "Kita nanti tetap harus mematuhi aturan-aturan dari masing-masing wilayah Indonesia. Jadi nanti kan beda-beda aturannya," kata salah satu peserta pertemuan.

Dengan penggantian nama ini, diharapkan Sound Karnaval Indonesia bukan hanya menjadi istilah baru, tetapi juga mendorong kolaborasi dan sinergi antar komunitas sound di seluruh tanah air. Dengan hormat terhadap aturan lokal dan pengayaan karakter seni budaya, kegiatan karnaval diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perkembangan budaya lokal di Blitar dan sekitarnya.