Rabu, 15 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Ekonomi Produksi Beras Blitar Meningkat: Luas Tanam Padi Capai 19.413 Hektare hingga Mei 2026

Produksi Beras Blitar Meningkat: Luas Tanam Padi Capai 19.413 Hektare hingga Mei 2026

Produksi Beras Blitar Meningkat: Luas Tanam Padi Capai 19.413 Hektare hingga Mei 2026
Poin Penting:
  • Luas tanam padi di Kabupaten Blitar mencapai 19.413 hektare hingga Mei 2026.
  • Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian aktif mendampingi petani untuk meningkatkan produktivitas.
  • Selama lima bulan, total produksi padi mencapai 187.111 ton GKP dengan produktivitas rata-rata 6,79 ton per hektare.

Kabupaten Blitar terus memperlihatkan komitmen dalam sektor pertanian, khususnya dalam peningkatan luas tanam padi yang mencatatkan angka 19.413 hektare hingga Mei 2026. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap kebutuhan daya saing dan ketahanan pangan masyarakat. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Blitar berperan aktif dalam program ini untuk memastikan ketersediaan beras bagi seluruh penduduk di daerah tersebut.

Kepala Bidang Sarana Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP, Siswoyo Adi Prasetyo, menjelaskan bahwa peningkatan luas tanam padi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan produksi pangan. Dengan memperhatikan pola tanam yang disesuaikan dengan cuaca dan optimalisasi waktu tanam, diharapkan pasokan beras dapat terjaga stabil di setiap musim panen.

Tak hanya itu, pemerintah lokal juga giat melakukan pendampingan kepada para petani mengenai manajemen lahan dan pemanfaatan sarana produksi. Ini penting untuk memastikan bahwa tidak terjadi kekosongan pasokan beras, terutama saat memasuki periode panen selanjutnya. Dalam lima bulan pertama di tahun 2026, luas panen di Kabupaten Blitar bahkan telah mencapai 27.547 hektare dengan produktivitas rata-rata 6,79 ton gabah kering panen per hektare, menghasilkan total produksi sebesar 187.111 ton gabah kering panen.

Dengan hasil yang menggembirakan ini, diharapkan pertanian di Kabupaten Blitar dapat menjadi salah satu pilar ekonomi daerah yang kuat dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan dalam mempertahankan ritme tanam yang baik menjadi salah satu kunci untuk menjamin ketahanan pangan dan memaksimalkan potensi pertanian lokal di tengah tantangan yang ada.