- PNM Humanity berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui kesehatan mental dan kepemimpinan.
- Talkshow ini melibatkan interaksi langsung dengan psikolog untuk membangun kepercayaan diri peserta.
- Program ini bertujuan menciptakan komunitas perempuan yang solid dan saling mendukung.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Blitar kembali menunjukkan dedikasinya dalam pemberdayaan perempuan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan, PNM Humanity. Dalam sebuah acara talkshow yang digelar di Hotel Santika Blitar, dengan tema "Perempuan Mekaar Hebat dan Berdaya: Mental Kuat, Aman, dan Produktif", PNM berupaya meningkatkan kualitas hidup perempuan prasejahtera tidak hanya dari segi ekonomi tetapi juga dari aspek mental, perlindungan diri, dan kepemimpinan.
Acara ini menghadirkan Agustina Dwi Rahmawati, S.Psi., M.Psi., seorang psikolog dari IHC Rumah Sakit Medika Utama, sebagai narasumber. Melalui sesi interaktif ini, para peserta berkesempatan untuk memahami lebih dalam mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental, membangun rasa percaya diri, mengenali berbagai bentuk kekerasan seksual, dan mengembangkan karakter kepemimpinan perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini diikuti oleh 100 nasabah PNM Mekaar dari berbagai unit, serta karyawan Mekaar yang baru bergabung.
Dalam workshop ini, peserta diberikan pembekalan melalui tiga materi utama: Madani Mental Health, Madani Edukasi Seksual, dan Madani Leadership. Ketiga topik tersebut dirancang untuk meningkatkan ketahanan psikologis, memberikan pemahaman mengenai perlindungan diri dan pencegahan kekerasan seksual, serta membangun karakter kepemimpinan perempuan yang percaya diri, mandiri, dan berpengaruh positif di lingkungan sekitar.
Istiqomah, pemimpin PT PNM Cabang Blitar, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan harus melampaui aspek permodalan. "Kami berkomitmen untuk mendukung perempuan Mekaar agar tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga dengan mental yang tangguh, merasa aman, dan mampu menjadi pribadi yang produktif dan inspiratif," ujarnya. PNM berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi mengenai kesehatan mental dan perlindungan diri, serta mendorong terbentuknya komunitas perempuan Mekaar yang saling mendukung dan mampu menjadi agen perubahan di masyarakat.