Selasa, 28 Juli 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pemerintahan Penyaluran Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahap 3 di Blitar: KPM Dapat Saldo Rp600 Ribu

Penyaluran Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahap 3 di Blitar: KPM Dapat Saldo Rp600 Ribu

Penyaluran Bantuan Sosial PKH dan BPNT Tahap 3 di Blitar: KPM Dapat Saldo Rp600 Ribu
Poin Penting:
  • Proses pengecekan rekening Bansos PKH dan BPNT menunjukkan hasil yang positif.
  • KPM di Blitar mulai menerima pencairan bantuan susulan BPNT sebesar Rp600.000.
  • Pendamping sosial mengimbau KPM untuk tidak melakukan perubahan data kependudukan sebelum pencairan.

BLITAR - Kabar menggembirakan datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Blitar yang menantikan pencairan bantuan sosial dari pemerintah. Proses pengecekan rekening untuk Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3, yang mencakup alokasi bantuan untuk bulan Juli, Agustus, dan September 2026, menunjukkan kemajuan yang signifikan. Dalam pemantauan terkini, mayoritas verifikasi rekening di empat bank penyalur utama, termasuk Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BSI, telah berhasil, sehingga memperlancar proses penyaluran dana.

Pencairan dana bantuan sosial tahap ini menjadi langkah awal menuju penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) dan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Setelah kedua dokumen administratif selesai, status di aplikasi SIK-NG akan berubah menjadi Standing Instruction (SI), menandakan bahwa bantuan tunai akan segera ditransfer ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing KPM.

Di tengah proses tersebut, sejumlah KPM di Blitar mendapatkan kejutan positif, dengan pencairan bantuan susulan BPNT sebesar Rp600.000 mulai diterima secara massal melalui rekening Bank BNI. Bantuan ini khusus diperuntukkan bagi KPM yang beralih dari skema Pos Indonesia ke KKS baru yang diterbitkan pada tahun 2026. Laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa mereka sudah dapat mengakses saldo bantuan melalui aplikasi mobile banking dan ATM terdekat.

Namun, di tengah antusiasme ini, pendamping sosial mengingatkan agar KPM tidak melakukan pembaruan mendadak pada dokumen kependudukan, seperti menambah anggota keluarga dalam Kartu Keluarga (KK) atau KTP, demi menghindari potensi ketidakcocokan data yang dapat menghambat proses pencairan. Selain itu, pemerintah berupaya untuk terus mendorong program Pemberdayaan Pahlawan Ekonomi Nusantara (PPSE), yang menyediakan bantuan modal usaha bagi KPM yang memenuhi kriteria, untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga berdasarkan unit usaha lokal di sekitar kita.