- Sesosok mayat laki-laki ditemukan di hutan Desa Sukorejo Wetan, Rejotangan.
- Evakuasi jenazah dilakukan oleh Polsek Rejotangan setelah ditemukan oleh seorang warga.
- Pihak kepolisian mengajak masyarakat untuk melaporkan jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarga.
Pada hari Jumat, 14 Agustus 2026, sebuah penemuan mengejutkan terjadi di area hutan Desa Sukorejo Wetan, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung. Seorang warga asal Kademangan, Blitar, yang sedang mencari rumput menemukan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas tergeletak di lokasi tersebut. Penemuan ini berawal ketika saksi mencium bau menyengat yang ternyata berasal dari tubuh korban. Setelah mengecek lebih lanjut, saksi pergi untuk melaporkan kepada warga setempat tentang temuan yang mengejutkan ini.
Proses evakuasi jenazah yang ditemukan baru dilakukan pada esok harinya, Sabtu, 15 Agustus 2026, oleh petugas dari Polsek Rejotangan bersama Tim Inafis. Jenazah yang kondisinya telah membusuk dievakuasi dengan menggunakan tandu, mengingat akses jalan ke lokasi hanya dapat dilalui dengan berjalan kaki dan berjarak sekitar 3 kilometer dari pemukiman warga. Menurut keterangan AKP Kasianto, Kapolsek Rejotangan, kondisi jenazah menunjukan bahwa korban diduga telah meninggal dunia sekitar 4 hingga 5 hari sebelum ditemukan.
Menariknya, pada Jumat, 7 Agustus 2026, beberapa warga mengaku pernah melihat seseorang menuntun sepeda pancal menuju arah hutan yang diyakini adalah korban. Hingga saat ini, warga sekitar tidak ada yang mengaku kehilangan anggota keluarganya, sehingga kondisi tanpa identitas korban menambah misteri kasus ini. Pihak kepolisian menghimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk menghubungi mereka melalui WhatsApp di nomor 081334256006 @RadioPatria, sebagai upaya untuk membantu identifikasi korban.
Bagi masyarakat Blitar, situasi seperti ini menjadi perhatian penting tentang keselamatan dan kesejahteraan di lingkungan sekitar, serta mengingatkan pentingnya saling peduli dan melaporkan kejadian yang mencurigakan di daerah masing-masing.