Minggu, 21 Juni 2026
SB
SuaraBlitar
Portal Berita Terkini Blitar, Wisata, Kuliner, Hukum, dan Informasi Publik seputar Blitar.
Beranda Pendidikan & Budaya Pemkot Blitar Percepat Proyek Sekolah Rakyat untuk Hadapi Tahun Ajaran Baru

Pemkot Blitar Percepat Proyek Sekolah Rakyat untuk Hadapi Tahun Ajaran Baru

Pemkot Blitar Percepat Proyek Sekolah Rakyat untuk Hadapi Tahun Ajaran Baru
Poin Penting:
  • Proyek Sekolah Rakyat di Blitar telah mencapai lebih dari 70 persen.
  • Dinas Sosial memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun bangunan belum sepenuhnya rampung.
  • Sekolah ini akan menampung total 420 siswa, termasuk dari luar daerah.

Proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Blitar telah mencapai lebih dari 70 persen, menandakan kemajuan signifikan menjelang tahun ajaran baru yang diperkirakan dimulai pada Juli atau Agustus mendatang. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar berkomitmen untuk memastikan bahwa sekolah berbasis asrama yang didirikan atas inisiatif Kementerian Sosial (Kemensos) ini dapat beroperasi tepat waktu, meski kompleksitas pengerjaan gedung masih berlangsung.

Kepala Dinsos Kota Blitar, Eka Atikah, memberikan informasi lebih lanjut mengenai strategi yang diterapkan. Ia menyatakan bahwa pihaknya melakukan pengerjaan interior dan pemasangan meubel secara paralel, sehingga sesaat setelah struktur bangunan selesai dan lantai keramik terpasang, fasilitas pendukung dapat segera diinstal tanpa harus menunggu seluruh proyek selesai. Ini adalah langkah antisipatif agar meskipun gedung belum sepenuhnya rampung, proses pembelajaran tetap bisa berjalan di satu lokasi yang sudah siap.

Eka Atikah menjelaskan, jika keadaan memaksa, pengaturan pembelajaran akan disesuaikan sehingga jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA dapat berbagi ruang di gedung yang telah siap. Ini merupakan solusi sementara, mengingat masing-masing jenjang pada akhirnya akan memiliki gedung mereka sendiri. Sementara itu, pihak Dinsos tetap fokus pada penyelesaian fungsionalitas ruang inti agar proses belajar mengajar tidak terganggu, selain menyelesaikan infrastruktur penunjang lainnya.

Sekolah ini diproyeksikan untuk menampung 420 siswa pada angkatan perdana, dengan rincian 270 siswa berasal dari Kota Blitar dan 150 siswa dari luar daerah. Siswa dari luar daerah ini merupakan hasil penggabungan dari sejumlah siswa yang sebelumnya terdaftar di beberapa sekolah lainnya di luar Blitar, seperti di Kota Batu dan Kota Malang. Dengan adanya tenaga pengajar yang juga hadir dari daerah tempat asal siswa-siswa tersebut, diharapkan proses integrasi akan berjalan lebih lancar dan merata.