- Pameran Bonsai 2026 di Kota Padang berlangsung dari 20 hingga 24 Agustus.
- Acara ini melibatkan koleksi dari pencinta bonsai lokal dan daerah sekitarnya.
- Keterlibatan UMKM dalam pameran mendukung perekonomian kreatif di Kota Padang.
Kota Padang menggelar Pameran Bonsai 2026 yang berlangsung dari 20 hingga 24 Agustus, menandai momen spesial dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dan hari jadi ke-357 Kota Padang. Dengan memamerkan antara 180 hingga 250 koleksi bonsai dari berbagai jenis, acara ini tidak hanya menjadi ajang unjuk karya para pencinta bonsai, tetapi juga berfungsi sebagai platform untuk memperkuat perekonomian kreatif di daerah tersebut.
Pameran ini diselenggarakan oleh Pengurus Pusat Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Padang, yang menghadirkan peserta dari dalam dan luar daerah. Selain koleksi dari para penggiat bonsai lokal, kontribusi dari daerah sekitar seperti Lubuk Basung dan Padang Pariaman turut melengkapi rangkaian koleksi yang dipajang di lapangan Balai Kota. "Event ini bukanlah sebuah kontes, tetapi lebih kepada ajang untuk 'jemur' atau menampilkan bonsai secara kolektif," ujar Agus, salah satu perwakilan penyelenggara.
Lebih dari sekadar pameran, acara ini juga mengintegrasikan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menghadirkan tenda kuliner yang beraneka ragam di sekitar area pameran. Melalui kolaborasi ini, acara ini mengajak masyarakat tidak hanya untuk menikmati keindahan bonsai, tetapi juga mendorong kunjungan ke pasar lokal, mendukung usaha kecil, serta menumbuhkan ekonomi kreatif di Kota Padang. "Keterlibatan UMKM adalah langkah kami untuk menghubungkan kegiatan seni dan budaya dengan pertumbuhan ekonomi daerah," tambah Agus.
Dengan adanya dukungan terhadap pelaku UMKM, pameran ini diharapkan dapat menjadi model bagi kegiatan komunitas lain yang bertujuan sama, sehingga tidak hanya akan memperkaya wawasan tentang bonsai, tetapi juga berkontribusi positif terhadap perekonomian lokal dalam jangka panjang.