- Ratusan narapidana Lapas Blitar melaksanakan Salat Istisqa untuk memohon hujan.
- Kegiatan ini merupakan upaya kolektif menghadapi dampak kemarau panjang.
- Salat Istisqa menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan antara petugas dan warga binaan.
Ratusan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blitar menggelar Salat Istisqa, sebuah ritual yang digelar untuk memohon kepada Tuhan agar segera diturunkan hujan. Acara ini dihadiri oleh jajaran pegawai Lapas Blitar dan bertujuan untuk mengatasi dampak kekeringan yang melanda daerah tersebut akibat kemarau panjang. Iswandi, Kepala Lapas Kelas IIB Blitar, menekankan pentingnya kehadiran warga binaan dalam kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk mendoakan wilayah yang terdampak bencana asap dan kebakaran.
Dengan kondisi saat ini yang semakin menjadi tantangan bagi masyarakat, Salat Istisqa tersebut berlangsung dalam suasana khusyuk dan penuh harapan. Imam dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar didapuk untuk memimpin pelaksanaan salat ini. Iswandi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan serentak yang dilakukan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia, memberikan semangat gotong royong dalam menghadapi situasi yang sulit.
Meski lingkungan di Lapas Blitar tetap aman, Iswandi menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan langkah penghematan air sebagai bentuk respons terhadap kemarau yang lebih ekstrem dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kegiatan Salat Istisqa ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara petugas Lapas dan warga binaan, serta menunjukkan kepedulian timbul dalam menghadapi tantangan cuaca yang sulit ini.